Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Mei 2023 | 13.41 WIB

Indonesia Beri Bantuan 1,5 Juta Dosis Vaksin Pentavalen ke Nigeria Senilai Rp 30,3 Miliar

Indonesia melepas bantuan vaksin Pentavalen sebanyak 1,5 juta dosis untuk Nigeria senilai Rp 30,3 miliar. - Image

Indonesia melepas bantuan vaksin Pentavalen sebanyak 1,5 juta dosis untuk Nigeria senilai Rp 30,3 miliar.

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) dan PT Bio Farma (Persero) melepas bantuan vaksin Pentavalen sebanyak 1,5 juta dosis untuk Nigeria senilai Rp 30,3 miliar. Disalurkan secara bertahap, vaksin pentavalen tahap pertama dikirim sebanyak 730 ribu dosis dan tahap kedua sebanyak 850 ribu dosis yang akan dilakukan pada pertengahan Juni 2023.

Pelepasan bantuan vaksin untuk Nigeria ini dilakukan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Dubes Nigeria Usman Ari Ogah di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (28/5).

"Pengiriman vaksin Bio Farma merupakan wujud amanat UU APBN 2022 yaitu memberi hibah ke pemerintah asing atau lembaga asing yang harus memberi manfaat ekonomi bagi Indonesia sesuai dengan amanat Bapak Presiden untuk terus melakukan dan memperkuat diplomasi ekonomi," kata Menkeu.

Menkeu menjelaskan, bantuan berupa vaksin ini merupakan salah satu tools yang sangat penting bagi diplomasi Indonesia di dalam mewujudkan cita-cita Indonesia.

"Yakni, menjadi negara yang secara aktif ikut menjaga perdamaian dunia, ketertiban dunia, berdasarkan perdamaian abadi dan kemerdekaan serta keadilan sosial," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menlu Retno menjelaskan bahwa Nigeria adalah sahabat dekat Indonesia merupakan salah satu mitra penting kerja sama ekonomi Indonesia di Afrika. Ekspor Indonesia ke Nigeria merupakan ketiga terbesar setelah Afrika Selatan dan Kenya.

Menurutnya, sudah ada 15 perusahaan Indonesia beroperasi di Nigeria. Mulai dari bisnis makanan, obat-obatan, kosmetik, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, Indonesia dan negara-negara Afrika sudah berjuang bersama sejak tahun 1955 pada saat konferensi Asia-Afrika yang menghasilkan spirit Bandung.

"Pengiriman vaksin pentavalen produksi Bio Farma ke Nigeria adalah refleksi dari spirit Bandung, refleksi solidaritas, refleksi kebersamaan antara dua negara dari the global South. Penguatan solidaritas dan kerjasama termasuk kerjasama ekonomi antara negara-negara global south sangat penting artinya, menjadi lebih penting di tengah situasi dunia yang semakin terbelah," ujarnya.

Untuk diketahui, Vaksin pentavalen adalah vaksin kombinasi DTP-HB-Hib, yaitu berupa suspensi homogen yang mengandung toksoid difteri dan tetanus murni; bakteri pertusis (batuk rejan) inaktif; antigen permukaan hepatitis B (HBsAg).

Pengiriman vaksin pentavalen dilakukan karena cakupan imunisasi wajib di negara Nigeria masih di bawah rata-rata. Negara-negara berpendapatan menengah ke bawah (Low Middle-Income Country) di kawasan Afrika termasuk Nigeria mengalami kesulitan akses dalam mendapatkan vaksin, padahal memiliki total populasi sebesar 211 juta penduduk dengan angka kelahirannya mencapai 7,7 juta bayi per tahun.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore