Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo (tengah), ketua umum Perbasi Danny Kosasih (kiri) saat penandatanganan kerja sama antara Kemenpora dengan Perbasi terkait FIBA World Cup 2023 di kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (24
JawaPos.com – Persiapan untuk penyelenggaraan FIBA World Cup 2023 terus dikebut. Kemarin (24/5) PP Perbasi dan panitia pelaksana lokal (LOC) menerima gelontoran dana Rp 135 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Pendanaan untuk penyelenggaraan Piala Dunia Basket itu dituangkan dalam penandatanganan kerja sama antara Perbasi dan Kemenpora.
Pejabat yang terlibat menandatangani adalah Ketua Umum (Ketum) PP Perbasi Danny Kosasih dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Asisten Deputi Olahragawan Andalan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Darmo Susilo.
Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menpora Dito Ariotedjo di gedung Kemenpora, Jakarta, kemarin.
Sebagaimana diketahui, Indonesia menjadi salah satu tuan rumah bersama Jepang dan Filipina. Untuk Indonesia, event berlangsung di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, pada 25 Agustus hingga 3 September 2023.
Tim-tim di grup G dan H akan bertanding di Indonesia Arena pada periode tersebut. Negara yang bakal bertanding di Indonesia adalah juara bertahan Spanyol, Iran, Pantai Gading, dan Brasil di grup G. Lalu, Kanada, Latvia, Lebanon, dan Prancis.
”Ini negara kuat semua. Sebelumnya, banyak yang menanyai saya kenapa Indonesia tidak lolos. Saya katakan, ini hanya negara yang lolos kualifikasi,'' jelas Ketum PP Perbasi Danny Kosasih kemarin.
''Sekelas Argentina yang sebelumnya runner-up saja tidak lolos. Semua terus berpacu untuk permainan basket meningkat.”
Meski tim basket Indonesia tidak berpartisipasi, Menpora Dito berharap Indonesia bisa menunjukkan kepada dunia sebagai negara yang sudah layak menghelat kompetisi olahraga bertaraf global.
Dito juga meminta transparansi dan akuntabel kepada Perbasi sebagai LOC FIBA World Cup 2023 Indonesia. Sebab, event ini menggunakan sumber dana dari APBN.
”Kunci sukses adalah menyelesaikan semua administrasi dan pertanggunggjawaban keuangan negara secara transparan dan akuntabel. Sebab, ini adalah APBN. Anggaran negara, bukan uang nenek kita,” tegas Dito.
Mantan ketua ISSI DKI tersebut menyatakan, pendanaan Rp 135 miliar ini sudah melalui pengajuan dari LOC dan Perbasi. Selanjutnya, Kemenpora melakukan evaluasi dan seleksi sebelum menyetujuinya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
