Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Mei 2023 | 15.59 WIB

Motif Iseng dan Uang di Balik Suami Rekam Video Syur Istri di Kebun Teh Ciwidey

Ilustrasi tindakan asusila. Seorang pelaku ditangkap karena merekam mahasiswi UI yang sedang mandi. (Istimewa) - Image

Ilustrasi tindakan asusila. Seorang pelaku ditangkap karena merekam mahasiswi UI yang sedang mandi. (Istimewa)

JawaPos.com - Polisi mengungkap adanya motif iseng dan uang di balik suami merekam adegan istri berbuat tak senonoh di kebun teh Rancabali, kawasan wisata Ciwidey, Bandung. Perekam adegan perempuan bercadar berbuat tak senonoh di kebun teh Ciwidey tersebut ternyata suaminya sendiri.

Adegan itu direkam Juni 2022 silam atau hampir setahun lalu. Namun video tak senonoh ini baru viral pada Mei 2023 ini. Video tak wajar dengan pameran utama perempuan bercadar tersebut sempat dijual pada orang lain pada Juli 2022 silam.

Pelaku mengaku video syur tersebut dibuat untuk koleksi pribadi, sebelum akhirnya menyebar di dunia maya. Pelaku dan perekam video sudah ditangkap polisi usai beberapa hari video itu viral di media sosial.

Perekam video tak senonoh di kebun teh Ciwidey berinisal RM, 42, yang merupakan suami dari perempuan bercadar tersebut. RM mengaku iseng merekam aksi tak senonoh istrinya DM, 27. Kejadian itu direkam pada Juni 2022 silam.

“Iya direkam Juni 2022. Kemudian dijual sebulan kemudian, Juli,” ujar RM di Mapolresta Bandung seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).

RM mengaku pada saat awalnya tidak berniat untuk menjual video tersebut dan hanya dikonsumsi pribadi. Namun akhirnya keputusan lain diambil karena terdesak kebutuhan ekonomi.

“Tidak ada (niat menjual). Awalnya iseng-iseng aja. Namun, karena gak ada penghasilan dan buat kebutuhan sehari-hari,” kata RM.

Video tersebut akhirnya dijual melalui media sosial tanpa persetujuan istrinya. Istrinya baru mengetahui aksi sang suami setelah video tersebut viral Mei 2023.

“Iyah nggak ngomong, dia nggak tahu. Dia tahunya kemarin pas viral,” jelas RM.

RM menjual video tersebut di media sosial dengan harga Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu. Penjualannya hanya sekitar 2 sampai 3 bulan. Total keuntungan yang dia peroleh selama menjual video syur tersebut di bawah Rp 5 juta.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore