
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Prof. Waryono Abdul Ghafur. (Istimewa)
JawaPos.com-Kementerian Agama (Kemenag) mulai memperkuat peran zakat dan wakaf sebagai pilar ekonomi umat. Program pemberdayaan masyarakat itu digelar di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (6/11).
Program ini menjadi bagian dari upaya nasional mendorong tata kelola zakat dan wakaf agar tidak sekadar bersifat karitatif, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi produktif di tingkat akar rumput.
Kegiatan bertajuk Kick Off Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Zakat dan Wakaf diinisiasi Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Ditzawa) Ditjen Bimas Islam Kemenag.
Kabupaten Cirebon dipilih sebagai salah satu lokasi percontohan karena memiliki potensi wakaf yang besar. Terdapat 1.812 bidang tanah wakaf dengan luas total lebih dari 1,6 juta meter persegi, serta tambahan 29 bidang baru yang tercatat pada 2025.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Prof. Waryono Abdul Ghafur menegaskan, penguatan ekonomi umat menjadi prioritas Kemenag dalam menjalankan Asta Protas atau delapan program strategis kementerian.
Menurut dia, zakat dan wakaf memiliki potensi besar bila dikelola secara produktif dan terukur.
“Ada lima program utama pemberdayaan yang sedang kami jalankan di berbagai daerah,” ujar Waryono.
Program tersebut mencakup:
1. Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA di 122 lokasi senilai Rp 1,41 miliar;
2. Kampung Zakat di 37 lokasi dengan total Rp 848 juta;
3. Inkubasi Wakaf Produktif di 30 titik senilai Rp 234 juta;
4. Kota Wakaf di 10 lokasi dengan alokasi Rp 120 juta; serta
5. Beasiswa Zakat Indonesia bagi 153 mahasiswa di 21 perguruan tinggi dengan total Rp 16,85 miliar.
Waryono berharap Cirebon dapat menjadi model pemberdayaan zakat dan wakaf yang berkelanjutan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
