Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Oktober 2025 | 03.29 WIB

Larangan Keras dari Mensos Gus Ipul: Bansos Kok Dibuat Main Judol!

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (istimewa) - Image

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (istimewa)

JawaPos.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kantor Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin (27/10). Ia mewanti-wanti agar bansos digunakan sesuai fungsinya.

Hal itu disampaikan olehnya ketika berdialog dengan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tengah mencairkan bantuan miliknya. "Bansos digunakan untuk kebutuhan, dan tidak boleh digunakan untuk hal yang tidak sesuai peruntukannya. Apalagi untuk main judol (judi online), bansos kok dibuat main judol, itu sudah jelas di luar peruntukannya dan melanggar ketentuan," tegasnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki bermacam-macam bantuan dari berbagai Kementerian. Di antaranya, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH), dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Terbaru, bahkan ada Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) dengan total nilai Rp31,54 triliun yang difokuskan untuk 35,04 juta KPM di desil 1 sampai 4 DTSEN. Bantuan sebesar Rp 300 ribu per bulan ini diberikan selama tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember, sebagai bagian dari strategi stimulus ekonomi.

?Pak Presiden itu punya perhatian yang luar biasa terhadap keluarga-keluarga yang memang membutuhkan bantuan dari pemerintah," papar menteri yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.

Meski banyak program bansos, ia mengingatkan bahwa bansos hanya bersifat sementara. KPM harus menjadi keluarga yang lebih mandiri dan berdaya. Karenanya, bansos akan diberikan maksimal 5 tahun bagi mereka yang masih dinilai berdaya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 50 orang KPM, salah satunya Siti Mariani. Warga Kelurahan Maleer, Kecamatan Batununggal ini mengaku sudah menerima bantuan sembako selama setahun.

Siti, sapaan akrabnya, adalah seorang janda. Suaminya sudah lama meninggal. Karenanya, ia merasa sangat terbantu dengan bantuan sembako yang diterima untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

"Bantuannya bermanfaat untuk beli sembako, beli kebutuhan, makanan, vitamin. Kebantu dengan adanya bantuan ini," ungkapnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore