
Penanaman bibit mangrove. (Istimewa)
JawaPos.com - Hari Habitat Sedunia merupakan momen untuk mengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan kota dan kelestarian lingkungan. Tahun ini, peringatan ini diharapkan menjadi ajakan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap ketersediaan hunian layak serta lingkungan tempat tinggal yang berkelanjutan.
Biasanya, peringatan Hari Habitat Sedunia di berbagai daerah diisi dengan kegiatan sosial dan lingkungan, mulai dari penanaman pohon, diskusi publik, hingga kampanye kebersihan kota. Beragam pihak terlibat dalam upaya ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi permukiman yang semakin padat dan menuntut pengelolaan yang lebih bijak.
Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan dapat lebih sadar akan perannya dalam menciptakan lingkungan yang sehat, tertata, dan ramah bagi semua. Hunian yang layak bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga tentang bagaimana manusia hidup berdampingan dengan alam secara harmonis.
Hal ini pulalah yang dilakukan yayasan yang berfokus pada solusi berkelanjutan, Kertabumi, dan Cermati Fintech Group (PT Dwi Cermat Indonesia) yang turut merayakan Hari Habitat Sedunia dengan berfokus pada pelestarian lingkungan hidup. Hal ini melalui program kegiatan penanaman bibit mangrove di Kawasan Hutan Lindung, Pantai Indah Kapuk (PIK).
Tindakan ini merupakan inisiatif penting bagi perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat. Bahkan, perusahaan berkomitmen mengedepankan pengurangan emisi karbon sekaligus menjaga ekosistem pesisir agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan hidup.
Bahkan, Juanri, VP of Insurance Cermati Protect, menyampaikan bahwa keberlanjutan lingkungan sudah menjadi pondasi penting bagi setiap langkah yang diambil perusahaan, sehingga kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
"Kami percaya bahwa keterlibatan komunitas, lembaga sosial, hingga pihak internal perusahaan menjadi bagian penting dari inisiatif ini. Melalui kegiatan penanaman mangrove ini, kami ingin menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Kami percaya langkah kecil dapat menjadi simbol kerja sama yang mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk bergerak bersama menjaga bumi dan keberlanjutannya," ujar Juanri dalam keterangannya, Kamis (23/10).
Selain fokus pada pelestarian hutan mangrove, keduanya juga melakukan program lain seperti Waste Management (pengelolaan sampah) dengan berkontribusi dalam pengadaan alat pengolahan sampah di Galeri Kerta Bumi.
Tak hanya itu, pemberdayaan masyarakat juga dilakukan dengan melibatkan karang taruna serta memberdayakan kelompok ibu PKK untuk mengolah sampah kecil menjadi kerajinan tangan kreatif yang memiliki nilai ekonomi. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong kewirausahaan berbasis daur ulang.
"Kami ingin memastikan bahwa kegiatan yang kami jalankan memberikan dampak dan manfaat yang menyeluruh. Di satu sisi, terdapat manfaat ekologis berupa berkurangnya emisi dan terjaganya ekosistem. Di sisi lain, ada manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat yang terlibat langsung dalam program ini," ungkap VP of HR Cermati Fintech Group, Sianita Tomara.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
