
Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate. (Istimewa)
JawaPos.com - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto, mengatakan jika penanaman mangrove memiliki makna strategis dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir dan kedaulatan negara.
“Menjaga kedaulatan negara tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, namun juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dari ketahanan nasional,” kata Joko, Sabtu (17/1).
Joko menyebut 1.000 pohon mangrove yang disiapkan oleh PT Position ini, bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana seperti banjir rob dan tsunami, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Kota Ternate.
Melalui kegiatan ini, Kogabwilhan III berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Maluku Utara.
“Perlu dipahami bahwasanya penanaman pohon mangrove, bukan sekadar kegiatan seremonial semata. Menanam mangrove di daerah pesisir, sejatinya investasi jangka panjang kita bagi anak-cucu dan generasi mendatang bangsa di republik ini,” ujar Joko.
Kogabwilhan III memberikan apresiasi ke seluruh pihak yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam kegiatan penanaman pohon mangrove, sebagai upaya bersama menjaga keseimbangan alam serta mendukung langkah mitigasi perubahan iklim, sekaligus menggerakkan taraf hidup, sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.
Joko memastikan TNI senantiasa aktif dan adaptif terhadap tantangan nonmiliter, khususnya ancaman perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial serta keamanan wilayah pesisir Indonesia.
“Insya Allah, kegiatan serupa akan terus berlanjut, kita lakukan di seluruh wilayah pesisir di Tanah Air, sebagai wujud nyata komitmen TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara sekaligus pelindung lingkungan hidup NKRI,” pungkas Joko.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
