Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 6 Oktober 2025 | 16.02 WIB

Hari Pertama Dapat MBG, Siswa-Siswi TK Fa’omasi Depok Sambut Antusias

Antusias siswa siswi  TK-PAUD Fa Omasi BNKP Depok menyambut kedatangan petugas catering Program MBG. (Dimas Choirul/Jawapos.com). - Image

Antusias siswa siswi TK-PAUD Fa Omasi BNKP Depok menyambut kedatangan petugas catering Program MBG. (Dimas Choirul/Jawapos.com).

JawaPos.com – Suasana riang terdengar dari halaman kecil TK-PAUD Fa’omasi BNKP Depok, saat anak-anak usia dini menyambut mobil logistik yang membawa Makan Bergizi Gratis (MBG). Program andalan Presiden Prabowo itu kini resmi menyentuh sekolah berbasis gereja tersebut, sekaligus memberi warna baru dalam keseharian para siswa.

Kepala Sekolah TK-PAUD Fa’omasi BNKP Depok, Lois Baeha, mengaku bersyukur sekolahnya termasuk penerima manfaat MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kalau kami merasa senang mendapatkan makanan gratis dan bergizi. Semoga juga anak-anak yang menggunakannya juga suka ya. Kami harapnya begitu,” ujar Lois kepada Jawapos.com, Senin (29/9).

Lois menekankan bahwa pihaknya berharap kualitas makanan yang diberikan tetap terjaga baik gizi maupun kebersihannya. Sehingga aman dikonsumsi untuk siswa-siswinya.

“Kemudian juga, ya kalau bisa menunya variatif ya. Yang lebih disukai anak-anak. Dan yang paling penting sih ya, higienisnya ini tadi ya, Pak. Itu sih harapan kita,” jelasnya.

Di TK-PAUD Fa’omasi, terdapat 37 siswa yang terbagi dalam empat kelas. Sebagian besar murid berasal dari jemaat BNKP maupun lingkungan sekitar. Lois menuturkan, koordinasi dengan pihak SPPG sudah dilakukan jauh hari sebelum program dijalankan.

Kepala Sekolah TK-PAUD Fa’omasi BNKP Depok, Lois Baeha mengecek kiriman petugas catering Program MBG di sekolah yang dipimpinnya. /(Dimas Choirul/Jawapos.com).

Di balik distribusi makanan bergizi ini, SPPG Pancoran Mas menjadi dapur utama yang menyiapkan hidangan bagi ribuan penerima manfaat. Kepala SPPG Pancoran Mas, Kevin Ferdian, mengatakan dapurnya mulai beroperasi sejak 10 September 2025.

“Sekarang itu penerimaan manfaatnya sejumlah 2.601, itu mencakup 5 sekolah. Itu SD Negeri 2 Depok, SD Negeri 4 Depok, SD Negeri 5 Depok, SMP Negeri 1 Depok, sama PAUD-TK Fa Omasi," jelas Kevin.

Meski sempat menghadapi kendala teknis di awal, seperti menghitung takaran bahan baku, kini operasional berjalan lancar. Respon dari sekolah pun dinilai positif.

“Responnya sih positif sih pada seneng lah. Untuk beberapa sekolah kan emang mereka yang menyarankan kita langsung gitu untuk menerima MBG. Jadi Alhamdulillah responnya bagus-bagus. Dari kepala sekolahnya, dari muridnya, dari wali muridnya juga Alhamdulillah bagus-bagus,” tambah Kevin.

Meski di beberapa daerah sempat muncul isu keracunan terkait distribusi MBG, Kevin menegaskan pihaknya belum pernah mengalami insiden serupa. Ia menegaskan pentingnya SOP ketat dalam pengolahan makanan agar program ini tetap dipercaya masyarakat.

“Ya mudah-mudahan ya seperti yang kita keracunan itu menurut saya enggak ada lagi sih, Pak. Jadi program MBG ini bisa dipercaya sama masyarakat luas gitu,” tuturnya.

Perluas Jangkauan
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen memperluas jangkauan MBG ke daerah lain. Program ini dirancang agar siswa di berbagai wilayah mendapat akses makanan sehat yang setara.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan. Kemkomdigi siap menjadi penghubung agar sinergi ini berdampak nyata bagi masyarakat.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore