
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan keterangan kepada awak media mengenai Gerakan Pangan Murah Polri pada Senin (25/8). (Dok. Polri)
JawaPos.com - Melalui Surat Perintah Bernomor SPRIN/2749/IX/TUK.2.1./2025, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri. Tim tersebut disiapkan untuk bekerja sama dengan Komite Reformasi Kepolisian yang sedang disusun oleh pemerintah atas arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
”Surat perintah bapak kapolri nantinya bekerja Sama dengan tim yang dibentuk presiden, yakni Komisi (atau Komite) Reformasi Kepolisian, serta tokoh-tokoh masyarakat nasional, pakar akademisi budayawan juga lembaga-lembaga independen lainnya,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada Senin (22/9).
Menurut dia, Pembentukan Tim Reformasi Polri selaras dengan harapan Presiden Prabowo Subianto. Selain itu, pembentukan tim tersebut juga dilakukan untuk mengakomodir harapan masyarakat. Tim yang dipimpin oleh Komjen Chryshnanda Dwilaksana itu dimaksudkan untuk meng akselerasi transformasi Polri.
”Mewujudkan program transformasi polri yang telah menjadi program kapolri yaitu transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan,” jelasnya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Polri. Pembentukan tim tersebut dilakukan pada 17 September 2025. Menurut Jenderal Sigit, pihaknya berusaha untuk terus mengikuti harapan masyarakat. Menurut dia, sejak lama pihaknya sudah melaksanakan program transformasi dan reformasi. Tujuannya untuk memperbaiki diri. Baik dari sisi operasional maupun instrumental. Termasuk sisi pengawasan. Sigit menegaskan, Polri tidak pernah lelah membuka ruang untuk perbaikan.
”Oleh karena itu, dengan adanya harapan dibentuknya Komite Reformasi Kepolisian, tentunya Polri juga mempersiapkan tim internal untuk kemudian melakukan evaluasi terhadap seluruh program yang sudah kami laksanakan. Sehingga kemudian pada saatnya nanti masukan-masukan, perbaikan yang diberikan kepada kami, segera bisa kami tindak lanjuti,” kata dia.
Orang nomor satu di Polri tersebut menyatakan bahwa pihaknya akan mendengarkan masukan dari Komite Reformasi Kepolisian. Demikian pula masukan yang disampaikan oleh masyarakat, para ahli, dan pakar. Menurut dia, masukan-masukan tersebut penting demi perbaikan Korps Bhayangkara ke depan. Sehingga reformasi kepolisian yang diharapkan dapat terwujud.
”Jadi semua tentunya terus akan kami kaji, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat terkait dengan Polri ke depan, betul-betul bisa kami tindak lanjuti, saya kira itu,” kata dia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
