
Abdul Kadir Karding tergusur dari kursi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Posisinya digantikan Mukhtarudin. (Istimewa)
JawaPos.com - Abdul Kadir Karding turut terdampak perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Itu setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Mukhtarudin menggantikan posisi Karding dari jabatan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
Perombakan kabinet itu terjadi hanya sejenak setelah Karding dikabarkan bertemu dengan tersangka pembalakan liar bersama dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni pada 1 September 2025. Kabar itu pun viral Sabtu (6/9).
Karding telah mengklarifikasi pertemuan tersebut. Ia menyebut, status hukum Azis Wellang tidak lagi sebagai tersangka pembalakan hutan, setelah adanya putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Hal ini diketahui setelah foto dirinya bersama Raja Juli dan Azis Wellang viral di media sosial. “Saya tidak tahu latar belakang Azis Wellang, termasuk apa ada persoalan kasus hukum atau tidak," ucap Karding kepada wartawan, Minggu (7/9).
"Namun setelah itu, saya melakukan konfirmasi dan mendapat penjelasan kalau status Azis Wellang tidak lagi berstatus tersangka pembalakan hutan, berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 13/Pid.Pra/2023/PN.Jkt.Pst dan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyidikan (SP3) an. Muhammad Aziz Wellang dari Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) berdasarkan suratnya nomor S.01BPPHLHK-IV.SWI/PPNS/02/2025 tanggal 14 Februari 2025,” sambungnya.
Menurut dia, informasi tersebut penting disampaikan agar publik tidak salah persepsi. Karding yang juga Sekjen Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) itu menjelaskan, pertemuan itu terjadi pada 1 September 2025 yang belakangan ramai diperbincangkan. Pertemuan tersebut, kata dia, hanyalah agenda rutin silaturahmi pengurus KKSS.
Abdul Kadir Karding adalah seorang politisi yang perjalanan karirnya cukup panjang, mulai dari aktivis mahasiswa hingga menduduki kursi menteri.
Lahir di Sojol, Donggala, Sulawesi Tengah pada 25 Maret 1973, Karding dikenal sebagai figur yang konsisten membela kepentingan rakyat, khususnya kalangan pekerja migran Indonesia.
Pendidikan formalnya ditempuh di Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang. Ia menyelesaikan studi strata satu di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan pada 1997, lalu melanjutkan ke jenjang magister administrasi publik di universitas yang sama hingga meraih gelar S2 pada 2009.
Semasa kuliah, Karding aktif berorganisasi, antara lain sebagai Ketua Senat Fakultas Peternakan UNDIP dan Ketua I Koordinator Cabang PMII Jawa Tengah.
Karir politiknya berawal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia dipercaya menjadi Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah pada 1998–2001 dan kemudian menduduki posisi strategis di tingkat pusat, yaitu Sekretaris Jenderal DPP PKB periode 2016–2019. Dari sini, namanya semakin diperhitungkan dalam kancah politik nasional.
Di legislatif, Karding telah lama malang melintang. Ia pernah menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah sejak 1999, bahkan menjabat Ketua Komisi E dan Wakil Ketua DPRD.
Karirnya semakin mulus. Pada 2009, Karding melenggang ke Senayan sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI. Selama tiga periode, ia menduduki berbagai posisi penting, termasuk Ketua Komisi VIII, Wakil Ketua Baleg, hingga Ketua Fraksi PKB di MPR.
Karirnya terus menanjak hingga dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sejak Oktober 2024.
Namun, kini posisi itu dirombak, Karding tidak lagi berada pada jajaran Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, digantikan Mukhtarudin.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
