Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Agustus 2025 | 23.09 WIB

Buku "Jokowi’s White Paper" Siap Rilis, Dokter Tifa: Bukan Penghakiman Tapi Pembelaan Terhadap Kebenaran

Sampul buku "Jokowi’s White Paper" karya Dokter Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), pakar telematika Roy Suryo, dan Rismon Sianipar siap dirilis ke publik. (@DokterTifa) - Image

Sampul buku "Jokowi’s White Paper" karya Dokter Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), pakar telematika Roy Suryo, dan Rismon Sianipar siap dirilis ke publik. (@DokterTifa)

JawaPos.com - Buku baru berjudul "Jokowi’s White Paper" karya Dokter Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), pakar telematika Roy Suryo, dan Rismon Sianipar siap dirilis untuk publik. Buku ini mengklaim sebagai hasil penelitian mendalam terkait mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Tak hanya menyasar pembaca Indonesia, buku ini juga akan dipasarkan secara global melalui platform raksasa Amazon.

Melalui twitter pribadinya @DokterTifa membagikan kisi-kisi mengenai isi buku "Jokowi’s White Paper" ini. Ia menyebut buku akan menyajikan hasil kajian dari tiga disiplin ilmu. Yaitu, Digital Forensik, Telematika, dan Neuropolitika.

Fokusnya ialah menelaah keabsahan dokumen dan perilaku kekuasaan Jokowi. Dokter Tifa menyebut karya ini lahir dari riset mendalam yang telah mereka selesaikan.

"Penelitian kami sudah tuntas, penulisannya pun sudah selesai. Kami putuskan untuk menerbitkannya sebagai buku, bukan jurnal ilmiah, supaya bisa dibaca lebih luas dan tidak hanya kalangan akademisi," ujar Dokter Tifa dikutip JawaPos.com, Senin (10/8).

Versi Bahasa Indonesia dan Inggris

Dokter Tifa mengungkapkan, buku ini akan terbit dalam dua bahasa yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Versi internasionalnya akan tersedia di Amazon dalam format cetak dan digital.

"Kami buat dalam dua versi bahasa Indonesia dan English, dan akan tersedia di Amazon untuk versi Englishnya," tambahnya.

Langkah ini disebutnya sebagai strategi agar hasil riset mereka dapat menjangkau pembaca lebih luas di seluruh dunia.

Bukan Serangan Personal

Dokter Tifa menegaskan, isi buku ini bukanlah serangan personal, melainkan upaya menegakkan kebenaran berdasarkan metodologi riset yang ketat.

"Buku ini bukan penghakiman kepada seseorang, tetapi pembelaan terhadap

kebenaran. Serta perjuangan untuk membuat negara ini tumbuh dalam
kejujuran, keadilan, dan kebenaran," katanya. 

Ia bahkan menantang pihak yang tidak setuju dengan isi buku ini untuk membalasnya dengan karya riset tandingan.

"Kalau tidak sepakat, silakan jawab dengan buku dan riset juga. Jangan hanya komentar," ucapnya.

Tak Bisa Dibungkam

Dengan publikasi global di Amazon, Dokter Tifa yakin suara mereka tak akan bisa dibungkam.

"Manusia bisa dibungkam, tapi buku tidak. Biarlah buku ini menjadi pembela kami, wakil kami berbicara seandainya kekuasaan jahat membuat kami sulit bicara," imbuhnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore