Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Agustus 2025 | 06.10 WIB

Jangan Beli karena Kasihan! Produk Warga Binaan Layak Bersaing di Pasar, Pemprov DKI Diminta Bantu Pasarkan

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto meminta dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam memasarkan produk hasil karya warga binaan di lembaga pemasyarakatan. 

Hal itu ia sampaikan saat menemui Gubernur Jakarta Pramono Anung, Kamis (7/8). 

Meski begitu, Agus mengingatkan bahwa produk-produk tersebut dibuat dengan kesungguhan, bukan sekadar untuk dikasihani.

"Jangan belinya karena kasihan karena mereka juga membuat produk-produk itu dengan kesungguhan hati," ujar Agus.

Agus juga mengungkapkan berbagai produk buatan warga binaan yang saat ini telah dikembangkan di sejumlah lembaga pemasyarakatan. Mulai dari karya seni, produk makanan hingga bahan bangunan. 

“Banyak, ada lukisan, ada kue, ada paving block, ada miniatur-miniatur perumahan yang kita buat di Lapas Tangerang, kemudian di Nusakambangan. Mudah-mudahan nanti bisa dimanfaatkan oleh para pengembang yang ada di Jakarta,” paparnya.

Ia mengatakan, tanpa dukungan dari pemerintah daerah dan para pelaku usaha, produk tersebut akan sulit berkembang. Ia menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha agar hasil karya para warga binaan bisa sampai ke tangan masyarakat luas.

“Mohon dukungan untuk bisa mendukung pemasaran dan sebagainya. Karena apa pun produk yang menjadi produk (UMKM) yang dibuat oleh teman-teman Warga Binaan, ini sayang kalau tidak dipasarkan,” jelasnya.

Menkumham Tawarkan Lahan Lapas Cipinang ke Pemprov DKI, Pramono Siap Dukung Tukar Guling

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto juga mengusulkan pemanfaatan lahan milik Kemenkumham di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

Lahan yang dimaksud meliputi lembaga pemasyarakatan (lapas), rumah tahanan (rutan), dan RS Pengayoman di Cipinang, Jakarta Timur. Agus menawarkan agar lahan tersebut ditukar dengan aset milik Pemprov DKI.

Tak hanya menawarkan tukar guling, Agus juga berharap agar lahan pengganti dari Pemprov DKI bisa lebih luas dari lokasi saat ini.

"Kami mohon dukungan untuk kemungkinan di Cipinang, kita dialihkan ke tempat lain yang lebih luas," ujar Agus.

Potensi Ekonomi Jadi Pertimbangan
Menurut Agus, lahan strategis di Cipinang bisa dimanfaatkan Pemprov DKI untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat sekitar.

"Kami juga membuka peluang buat pemerintah DKI dengan aset kita yang ada di Cipinang, beliau berkenan untuk mengembangkan dari aspek ekonomi daerah Cipinang," ucapnya.

Agus juga menilai Gubernur Pramono sebagai sosok yang paham betul tentang problematika pemasyarakatan karena pernah lama menjabat di Sekretariat Negara.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore