Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 03.07 WIB

BGN Ungkap Realisasi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Capai Rp 7,9 Triliun hingga Akhir Juli 2025

Kepala BGN Dadan Hindayana. (Foto: Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah mencapai Rp 7,9 triliun hingga akhir Juli 2025. Angka ini meningkat dari prediksi sebelumnya yang hanya Rp 6 triliun hingga akhir Juli 2025.

"Penyerapannya, alhamdulillah sudah mencapai Rp 7,9 triliun padahal kami kemarin memperkirakan Juli itu akhir hanya Rp 6 triliun," kata Kepala BGN Dadan Hindayana dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, belum lama ini.

Lebih lanjut, Dadan membeberkan bahwa secara total pemerintah telah memiliki sebanyak 3.338 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan telah melayani 8,2 juta penerima manfaat.

Dia juga menyampaikan dalam waktu dekat jumlah penerima program MBG akan segera tembus mencapai double digit, atau 10 juta orang pada pekan ini.

Secara total, Dadan juga menyampaikan dengan adanya program MBG, pemerintah sudah mempekerjakan relawan di berbagai daerah mencapai 106.000 orang.

"Kita sudah mempekerjakan relawan di berbagai daerah, karena program ini sudah ada di 38 provinsi. Kemudian sudah ada di 502 kabupaten, sudah di 4.700 kecamatan dari 7.200. Dan sudah mempekerjakan kurang lebih 106.000 orang," beber Dadan.

Selanjutnya, Dadan memastikan bahwa pada bulan Agustus dan September 2025, penyerapan anggaran MBG akan semakin besar. Pasalnya, pada bulan ini akan terserap Rp 3 triliun, sehingga kumulatif bisa mencapai Rp 9 triliun.

Kemudian, pada September 2025 yang diprediksi penerima MBG sudah mencapai 50 juta orang akan menyerap anggaran mencapai Rp 19 triliun.

Sementara pada Oktober 2025 dengan jumlah penerima MBG mencapai 72 juta orang, penyerapan anggaran diprediksi mencapai Rp 37 triliun.

"Dan di November ini 75 juta penerima manfaat sudah akan menyerap kurang lebih Rp 59 triliun. Dan di akhir Desember kita akan menyerap Rp 76 triliun," ungkap Dadan.

"Jadi anggaran yang Rp 71 triliun itu untuk makan bergizinya sendirikan Rp 52 triliun. Jadi kami untuk makan bergizinya saja akan membutuhkan tambahan Rp 24 triliun," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore