
NIKMATI SUNSET: Presiden Joko Widodo bersama para pemimpin negara peserta KTT Ke-42 ASEAN menikmati joy sailing di Labuan Bajo, Rabu (10/5).
JawaPos.com - Kalangan komunikolog (ahli komunikasi) Indonesia ikut bangga melihat perahu pinisi dipilih Presiden Jokowi sebagai "teras" dunia. Menjadi tempat ngopi bagi sebelas pemimpin dan kepala negara se-ASEAN sambil menyaksikan sunset di Labuan Bajo.
"Pak Jokowi tepat memilih pinisi, kapal cipta karya dari Bulukumba, Sulawesi Selatan. Sejak pinisi lahir, kompas dan setiap biduknya tak pernah salah mengantar kapten menuju dermaga dan berlayar melayani ombak samudra," kata Hasrullah, komunikolog Universitas Hasanuddin.
Jokowi, lanjut dia, sebetulnya bisa lebih banyak meluangkan waktu untuk memainkan peran sebagai negarawan di tingkat dunia daripada terkesan banyak mengurus koalisi capres.
Suko Widodo, pakar komunikasi dari Unair yang juga koordinator Asosiasi Komunikolog Indonesia, turut memuji Jokowi. ’’Kinerja dan citra seperti ini akan meningkatkan kenegarawanan, membawa nama baik Indonesia. Momentum ini akan meningkatkan kredibilitas untuk melakukan hubungan diplomatik yang mumpuni di akhir masa jabatan,’’ tuturnya.
Pernyataan senada disampaikan Effendi Gazali. Komunikolog peneliti komunikasi politik itu menyebut peran Jokowi di KTT ASEAN sebagai kerja-kerja cerdas. "Sudah beberapa bulan ini seluruh rakyat kangen melihat Bapak Presiden yang berdiri mewakili seluruh bangsa Indonesia," ujarnya.
Belakangan, imbuh Effendi, memang ada kesan bahwa presiden banyak terbawa-bawa menjawab pertanyaan soal koalisi capres-cawapres. ’’Semoga sebentar lagi sesudah KTT ASEAN, ada makan siang atau acara minum teh bersama antara Presiden Jokowi dengan seluruh ketua umum partai. Sejuklah-sejuk,’’ ungkapnya.
Iwel Sastra, komunikolog LSPR, juga memuji peran Jokowi di KTT ASEAN sebagai kerja cerdas. Sementara itu, Usman Watik, komunikolog yang aktif di Muhammadiyah dan direktur Leader of Indonesia UMJ, menilai kinerja Jokowi di KTT ASEAN dapat menunjukkan betapa para menteri juga seharusnya lebih fokus mengurus bangsa.
Emrus Sihombing, komunikolog Universitas Pelita Harapan, pun sependapat. Dia menyatakan, KTT ASEAN menjadi oase kerinduan bangsa Indonesia. (c18/hud)

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
