
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban ke-41 hari ini, Rabu (9/7). (Dokumentasi Basarnas Surabaya)
JawaPos.com - Memasuki operasi pencarian hari ketujuh, Rabu (9/7), upaya pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali mulai membuahkan hasil.
Satu jenazah yang diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Pantai Pebuahan, Bali pada Rabu (9/7) sekitar pukul 07.00 WITA. Jenazah tersebut terduga salah satu korban kapal KMP Tunu Pratama Jaya yang karam.
"Melaporkan penemuan korban pada hari ini, ditemukan nelayan di Pantai Pebuahan, kurang lebih 2 KM dari Bibir Pantai pukul 07.00 WITA," ujar Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan, Ribut Eko Suyatno dalam keterangannya, Rabu (9/7).
Eko selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi ini mengatakan, identitas dari jenazah korban belum dapat dipastikan, namun ciri-cirinya adalah mengenakan celana biru pendek dan kaos berwarna hitam.
Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban tak lama setelah mendapat laporan. Jenazah korban kemudian dibawa menuju RSUD Negara Jembrana untuk dilakukan proses identifikasi.
"Jenazah kami antarkan dari Pantai Pebuahan sekitar pukul 08.09 WITA dan tiba di RSU Negara pada pukul 08.25 WITA. Pukul 11.12 WITA, korban dikirim menuju RSUD Blambangan, Banyuwangi," imbuhnya.
Kronologi singkat
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dilaporkan terbalik dan tenggelam di Selat Bali saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Laporan dari Dermaga LCM Gilimanuk mengungkapkan bahwa KMP Tunu Pratama Jaya sempat mengirim sinyal darurat pada pukul 00.16 WITA. Tak berselang lama, tepat pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout.
Cuaca ekstrem juga disebut menjadi salah satu penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Gelombang laut setinggi 2,5 meter di Selat Bali membuat kapal kehilangan stabilitas dan karam di titik koordinat -08°09.371', 114°25, 1569.
Berdasarkan data manifest, saat peristiwa nahas tersebut terjadi, KMP Tunu Pratama Jaya sedang membawa 65 orang, dengan rincian 53 penumpang dan 12 kru kapal.
Dengan temuan satu jenazah ini, maka total korban yang telah dievakuasi berjumlah 41 orang, dengan rincian 30 korban selamat dan 11 korban meninggal dunia. Sementara 24 orang lainnya masih dalam pencarian. (*)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
