
Tim SAR Gabungan ketika melakukan evakuasi Juliana Marins di Gunung Rinjani beberapa waktu lalu. (Basarnas)
JawaPos.com - Meski jenazah Juliana De Souza Pereira Marins sudah dibawa pulang ke Brazil dan dimakamkan oleh pihak keluarga, Polres Lombok Timur masih terus menangani kasus pendaki yang tewas di Gunung Rinjani tersebut. Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) pun terus mengawal penanganan kasus tersebut.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Kombes Syarif Hidayat, jatuhnya Juliana Marins ke dalam jurang di Gunung Rinjani tengah dalam penyelidikan Polres Lombok Timur. Total sudah ada lima orang saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut.
"Kami buat tim untuk mendalami itu," ungkap Kombes Syarif dikutip dari pemberitaan Lombok Post (Jawapos Group), pada Selasa (8/7).
Syarif menyampaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil penyidik dari Polres Lombok Timur. Mereka ingin menanyakan secara langsung progres penanganan kasus tersebut. Termasuk memberikan saran bila masih ada yang kurang dalam penyelidikan itu.
"Kami akan pertanyakan progres penanganan perkara," ujar perwira menengah dengan tiga kembang di pundak tersebut.
Tidak hanya itu, Polda NTB memastikan bahwa mereka akan memberikan bimbingan secara teknis bila para penyidik di Polres Lombok Timur memang menemukan kendala dalam proses hukum yang tengah dijalani. Demikian pula jika ada fakta yang masih perlu didalami.
"Kalau ada kendala pasti kami berikan bimbingan," imbuhnya.
Berkaitan dengan saksi yang sudah diperiksa, dia menyatakan bahwa lima orang saksi itu terdiri atas Tracking Organizer, pemandu wisata atau tour guide, porter, dan dua orang dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Tidak berhenti sampai di situ, Polres Lombok Timur berniat memanggil saksi lainnya.
"Rencananya pihak Reskrim juga akan meminta keterangan teman korban dari luar negeri. Untuk pemeriksaannya nanti kita libatkan ahli bahasa," kata dia.
Saat ini aparat kepolisian setempat sudah berkoordinasi dengan Duta Besar Brazil untuk Indonesia di Jakarta. Koordinasi tersebut dilakukan agar mereka turut membantu proses hukum yang tengah dilaksanakan oleh Polres Lombok Timur berkaitan dengan kematian Juliana dalam pendakian di Gunung Rinjani.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
