
: Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Kamis (3/7). (Dokumentasi SAR Surabaya)
JawaPos.com - Seorang balita laki-laki bernama Afnan Aqiel Mustofa, menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Kamis dini hari (3/7).
Balita berusia 3 tahun itu ditemukan Tim SAR Gabungan di perairan Pantai Pebuahan Jembrana, Bali pada Kamis sore (3/7). Jenazah sang ibu, Fitri April Lestari, 32 tahun, lebih dulu ditemukan di perairan yang sama.
Saat peristiwa nahas tersebut terjadi, Afnan dan ibunya tengah menyeberang ke Pulau Dewata untuk bertemu sang ayah yang bekerja di sana, sekaligus untuk menikmati libur sekolah bersama.
"Korban terakhir (hari pertama pencarian) anak-anak usia 3 tahun," tutur Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, yang juga selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi ini di Banyuwangi, Jumat (4/7).
Afnan dan Fitri merupakan warga Dusun Simbar 1, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Dengan ditemukannya mereka, maka korban tewas sementara tragedi KMP Tunu Pratama Jaya berjumlah enam orang.
Nanang menyampaikan enam korban KMP Tunu Pratama Jaya yang meninggal dunia tiba di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi pada Kamis (3/7) sekitar pukul 20.15 WIB, dan telah diserahkan kepada keluarga korban
"Selain jenazah, sebanyak 21 orang dari total 29 (korban KMP Tunu Pratama Jaya) yang selamat dan berdomisili di Banyuwangi, juga telah diserahkan kepada keluarga di lokasi yang sama," imbuhnya.
Nanang menyebut Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap 30 korban lainnya yang belum ditemukan. Pencarian hari kedua, Jumat (4/7) akan fokus menggunakan alat utama laut berukuran besar.
Berikut daftar enam korban meninggal dunia dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya:
1. Anang Suryono, laki-laki, 59 tahun, warga Jalan Serma, Abdurrahman, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
2. Eko Sastriyo, laki-laki, 50 tahun, warga Desa Klatak Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur.
3. Elok Rumantini, perempuan, 33 tahun, warga Kelurahan Temenggungan, Banyuwangi, Jawa Timur.
4. Cahyani, perempuan, 45 tahun, warga Dusun Krajan Kulon, Banyuwangi, Jawa Timur
5. Fitri April Lestari, perempuan, 33 tahun, warga Dusun Simbar 1, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur
6. Afnan Aqiel Mustafa, 3 tahun, warga Dusun Simbar 1, Desa Tampo Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur. (*)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
