Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Juli 2025 | 23.53 WIB

Presiden Prabowo Minta  Polisi Harus Bersih Dan Dekat Rakyat

Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Selasa (1/7). (Tim Media Presiden)

JawaPos.com-Presiden Prabowo Subianto meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjaga integritas dan terus menjadi pelindung rakyat. Dalam amanatnya di Upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Monas, Jakarta, kemarin (1/7), Prabowo menekankan pentingnya Polri tampil sebagai institusi yang bersih, tangguh, dan dicintai rakyat. “Polisi Indonesia tidak boleh seperti polisi negara yang sudah kaya dan maju.

Polisi Indonesia harus berada di tengah rakyat, merasakan penderitaan rakyat, merasakan kesulitan rakyat, mendengar jeritan hati rakyat,” kata Prabowo di hadapan ribuan anggota kepolisian yang hadir. Menurut Kepala Negara, kekuatan utama Polri bukan hanya pada perlengkapan atau fasilitasnya, tetapi pada jiwa pengabdian dan komitmen untuk membela kepentingan rakyat kecil.

Dia mengapresiasi langkah Polri yang kini mulai aktif turun langsung ke lapangan, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Saya melihat sekarang kepolisian mengambil inisiatif, terjun ke rakyat, bekerja di tengah rakyat,” ujarnya.

Namun, dia mengingatkan bahwa Polri akan selalu menjadi sasaran pihak-pihak yang ingin merusak institusi negara. Karena itu, Prabowo menegaskan pentingnya menjaga marwah dan integritas Bhayangkara. “Mereka akan selalu berusaha merusak kepolisian kita, dengan segala cara melemahkan jiwa pengabdian saudara-saudara. Karena itu saya berharap, kepolisian sekarang ini sungguh-sungguh tangguh,” katanya.

Prabowo juga menyampaikan bahwa Indonesia merupakan bangsa kaya yang rawan diganggu. Dalam konteks itu, Polri punya peran strategis menjaga kekayaan dan kedaulatan bangsa. “Di dunia ini, yang kuat akan menindas yang lemah. Indonesia tidak mau ditindas, Indonesia tidak mau jadi lemah.

 Untuk itu, kepolisian harus menjadi unsur penting dalam menjaga kekayaan bangsa dan rakyat kita,” lanjutnya. Mantan Menhan itu juga berpesan agar Polri terus memperkuat kepercayaan publik.

 “Jaga terus kepercayaan rakyat. Selalu utamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Jangan sekali-kali mengecewakan rakyat kita,” ucapnya Upacara Hari Bhayangkara ke-79 juga dihadiri Ketua DPR RI Puan Maharani. Pada kesempatan itu, Puan menyatakan bahwa eksistensi Polri bergantung pada kepercayaan rakyat.

Dalam peringatan hari jadi Polri tahun ini, Puan menyampaikan bahwa polisi harus semakin dekat dengan rakyat dan menjadikan keadilan sosial sebagai arah utama pelayanan. "Kekuatan sejati Polri tidak terletak pada kewenangan atau senjata, tetapi pada kepercayaan rakyat," kata Puan.

Puan pun berharap agar tema Hari Bhayangkara tahun 2025 yakni 'Pelayanan Polri untuk Masyarakat' dapat dimaknai secara mendalam sebagai arah kebijakan, bukan hanya sebagai slogan. Menurutnya, Polri saat ini tengah dihadapkan pada tantangan besar untuk menjadi institusi yang benar-benar hadir melindungi warga, berpihak pada yang lemah, dan bertindak adil dalam segala situasi. Selain itu, Puan menekankan pentingnya transformasi Polri untuk semakin dekat rakyat.

Menurutnya, pendekatan-pendekatan yang partisipatif, dialogis, dan preventif perlu diperkuat dalam setiap lini pelayanan kepolisian. “Ketika seorang petani, nelayan, buruh harian, atau ibu rumah tangga merasa nyaman mengadu ke kantor polisi tanpa rasa takut, saat itulah Polri telah benar-benar menjadi pelindung rakyat," ungkap Puan.

 Selain itu, keberhasilan pelayanan Polri tergantung kepada kehadiran dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Oleh karenanya, Puan berharap Polri bisa bekerja secara profesional. "Maka ukuran keberhasilan Polri bukan hanya statistik penangkapan, tetapi seberapa dalam kehadirannya dirasakan dalam kehidupan warga biasa," jelas mantan Menko PMK tersebut.

 Di sisi lain, Puan mendorong agar institusi Polri terus membuka ruang pembaruan dan koreksi internal. "Reformasi Polri harus berjalan menyeluruh hingga menyentuh aspek sistem pengawasan, transparansi, peningkatan profesionalisme, hingga perbaikan kesejahteraan personel," ucapnya. Lebih lanjut, Puan menegaskan bahwa DPR melalui fungsi pengawasan, anggaran, dan legislasi akan terus mendorong peningkatan kinerja di tubuh Polri.

Harapannya agar Polri semakin berintegritas dan berpihak kepada rakyat dalam menjalankan fungsi dan tugasnya.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore