Tamsil Linrung (kanan) saat mengunjungi dapur untuk makan bergizi gratis. (Ilham Wancoko/Jawa Pos)
JawaPos.com – Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, merespons isu menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa bahan mentahan yang ditemukan saat masa libur sekolah. Ia menilai kejadian tersebut sebagai kasus kasuistik, bukan persoalan sistemik dalam kebijakan MBG.
Menurut Tamsil, insiden tersebut bisa terjadi akibat penyesuaian teknis di lapangan, bukan bagian dari aturan resmi. “Saya kira hal itu terjadi karena inisiatif menyesuaikan dengan aktivitas akademik dan jam belajar siswa di sekolah. Bukan kebijakan resmi seperti sudah dijelaskan Kepala BGN,” kata Tamsil di Jakarta, Sabtu (20/6).
Sebagai pimpinan DPD yang membidangi ekonomi dan pembangunan, Tamsil mendorong agar Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan evaluasi dan peningkatan mutu layanan. Ia menekankan bahwa MBG adalah program strategis yang wajib mendapat dukungan dari semua elemen bangsa.
“Program MBG bukan sekadar intervensi gizi. Ini pilar strategis pembangunan nasional berbasis daerah yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ucapnya.
Hal ini disampaikannya saat meninjau langsung operasional Dapur MBG di SPPG Pesantren Mandiri Makassar, Unit Lau. Dalam kunjungan tersebut, Tamsil menyaksikan proses pengolahan bahan pangan lokal hingga distribusi makanan bergizi bagi masyarakat.
Ia menggarisbawahi dampak program MBG dalam memperkuat ketahanan sosial sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal. “Program ini menghidupkan sektor riil seperti pertanian dan UMKM, karena tenaga kerja lokal, petani, dan pelaku usaha dilibatkan dalam rantai pasoknya,” jelasnya.
Menurut Tamsil, MBG bukan hanya menyuplai nutrisi bagi masyarakat, melainkan juga membangun fondasi ekonomi daerah yang berkelanjutan. Dengan pendekatan padat karya dan pemberdayaan komunitas, program ini menciptakan lapangan kerja dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.
“Ini adalah katalis pembangunan ekonomi yang sustainable. MBG memperkuat kemandirian lokal melalui ekonomi kerakyatan,” tambahnya.
Politikus asal Sulawesi Selatan itu juga mengapresiasi semangat gotong royong dalam pelaksanaan MBG. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas adalah kekuatan utama program ini. “MBG adalah cerminan nilai luhur bangsa. Bahu-membahu memenuhi kebutuhan dasar rakyat adalah semangat yang harus terus dijaga,” tegas Tamsil.
Sebagai wakil daerah, ia memastikan bahwa DPD RI siap mengawal dan mendukung penuh program MBG di seluruh pelosok Indonesia. Terutama di wilayah-wilayah yang selama ini kesulitan menjamin asupan gizi masyarakatnya.
“Program ini sangat relevan. Tidak hanya mengurangi beban hidup masyarakat, tapi juga memperkuat basis ketahanan pangan lokal melalui dapur komunitas,” tutupnya.
Kegiatan diakhiri dengan dialog bersama para pengelola dan relawan dapur. Diketahui, program MBG merupakan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin akses makanan sehat dan bergizi bagi pelajar dan kelompok rentan, melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, sekolah, dan komunitas.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
