
Mateo Kocijan saat angkat trofi juara Liga 1 2024/2025. (@mkocijan.17)
JawaPos.com- Musim 2024/2025 berakhir manis bagi Persib Bandung dengan status sebagai juara Liga 1. Namun di balik euforia kemenangan, suasana haru menyelimuti tim Maung Bandung.
Satu per satu pemain mulai mengucap salam perpisahan. Setelah nama-nama seperti Ciro Alves, Nick Kuipers, hingga Kevin Mendoza pamit, kini giliran gelandang asal Kroasia, Mateo Kocijan, resmi meninggalkan tim.
Pemain yang bergabung pada 3 Juli 2024 ini mengakhiri kiprah bersama Persib hanya dalam satu musim, namun meninggalkan kesan yang begitu mendalam. Datang dengan status tanpa klub dan sempat diragukan, Kocijan justru menjelma menjadi bagian penting dalam perjalanan Persib merebut trofi juara.
Dia mencatatkan 28 penampilan dan satu assist di Liga 1, serta mencetak satu gol penting di kompetisi Asia.
Melalui unggahan di Instagram, Kocijan menyampaikan pesan menyentuh untuk seluruh keluarga besar Persib, termasuk manajer Umuh Muchtar dan para suporter fanatik, Bobotoh.
"Meskipun saya masih terkesan dengan seluruh situasi ini dan menikmati setiap momen setelah semua yang telah kami capai musim ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah menjadi bagian dari kisah indah ini," tulis dia.
Dia mengungkapkan rasa terima kasih khusus kepada Bobotoh yang sangat luar biasa.
"Bobotoh, Anda telah menunjukkan bahwa Anda benar-benar sesuatu yang istimewa dan layak mendapatkan setiap pujian. Saya mohon maaf jika ada hal-hal negatif dari saya. Semuanya indah dan istimewa," tambah dia.
Kocijan juga mengenang momen-momen awal saat menginjakkan kaki di Indonesia hingga perayaan gelar juara yang penuh suka cita. Baginya, pengalaman bersama Persib bukan sekadar perjalanan karier, melainkan perjalanan emosional yang akan dikenang seumur hidup.
"Sejak hari pertama saya melangkah ke Indonesia hingga perayaan yang baru saja kami adakan, Anda membuat hidup saya lebih indah. Ini akan saya ingat seumur hidup!," ungkap dia.
Dia juga menyoroti kedekatannya dengan para pemain dan staf, yang disebutnya sebagai orang-orang istimewa tanpa kata-kata yang cukup untuk menggambarkannya. Tak lupa, dia menyampaikan penghargaan mendalam untuk tokoh penting di balik Persib, Umuh Muchtar, yang turut disebut secara eksplisit dalam pesannya.
Di akhir pernyataannya, Mateo menegaskan bahwa biru akan tetap ada di hatinya.
"Persib adalah biru, Bandung adalah biru, Indonesia adalah biru. Selalu di hati," ungkap dia.
Kepergian Kocijan menandai akhir dari satu babak singkat namun penuh arti. Dalam waktu kurang dari satu tahun, dia tak hanya membantu Persib menjuarai Liga 1, tapi juga membangun ikatan emosional dengan klub dan pendukungnya.
Dari rekrutan yang sempat diragukan, dia berpulang sebagai sosok yang dihormati, baik di lapangan maupun di hati para Bobotoh.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
