
Limbah tekstil, fast fashion, emisi karbon, mikroplastik, keberlanjutan (sustainability).
JawaPos.com - Industri fashion kini menjadi penyumbang sampah terbesar kedua di dunia setelah industri minyak.
Melansir dari laman Earth Org, setiap tahunnya, sekitar 92 juta ton limbah tekstil dihasilkan secara global, setara dengan satu truk sampah penuh pakaian setiap detiknya.
Diperkirakan jumlah tersebut akan meningkat menjadi 134 juta ton pada tahun 2030 jika tidak ada perubahan signifikan dalam pola konsumsi dan produksi.
Adanya fenomena fast fashion, yang ditandai dengan produksi pakaian murah dan cepat, turut memperburuk masalah ini.
Kebiasaan membeli pakaian baru untuk setiap tren dan jarang mendaur ulang pakaian lama menyebabkan 60-80 persen pakaian yang diproduksi berakhir di tempat pembuangan akhir dalam waktu yang singkat.
Mengutip laman Business Waste, industri fashion juga bertanggung jawab atas sepuluh persen dari emisi karbon global dan 20 persen dari polusi air dunia, terutama akibat proses pewarnaan dan pengolahan tekstil.
Selain itu, produksi pakaian sintetis seperti polyester juga telah menyumbang setidaknya sekitar 35 persen dari mikroplastik yang mencemari lautan.
Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, penting bagi konsumen untuk lebih bijak dalam membeli pakaian, memilih produk yang tahan lama, dan mendukung merek yang menerapkan prinsip keberlanjutan (sustainability).
Selain itu, mendaur ulang pakaian lama dan mengurangi konsumsi fast fashion juga dapat membantu mengurangi jumlah limbah tekstil.
Dengan kesadaran dan tindakan bersama, kita dapat mengurangi dampak negatif industri fashion terhadap lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
***

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
