Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Ilham Wancoko/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sudah berupaya mengantisipasi dampak kemarau terhadap pengairan pertanian. Penguatan jaringan air tanah dan pembangunan pompa dilakukan di persawahan tadah hujan.
Dody menuturkan bahwa sebenarnya ada beberapa langkah yang Kementerian PU lakukan untuk antisipasi kemarau. perkuat jaringan air tanahnya. Sawah itu banyak yang termasuk jenis tadah hujan. "Hanya produksi saat hujan, ini kita atasi," paparnya.
Caranya, memperkuat jaringan air tanah. Lalu, akan membangun beberapa pompa kedalaman 60 meter ke bawah. "Sehingga kemudian pas musim kering kita bisa pakai pompa-pompa itu," tuturnya.
Semua langkah itu akan dilakukan bersama-sama dengan Kementerian Pertanian dan pemda. "Sehingga, kita bisa untuk mengairi sawah-sawah tadah hujan tersebut," urainya.
Diharapkan nantinya persawahan tadah hujan masih aman untuk masa tanam 2 kali atau 3 kali. "Ini upaya agar target Presiden Prabowo Subianto untuk swasembada pangan tercapai," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harmurti Yudhoyono berupaya mengoptimalkan pembangunan infrastruktur.
Caranya dengan memastikan pembangunan infrastruktur bisa dipergunakan bengan berbagai tujuan berbeda alias multifungi. Inspirasi itu didapatkan setelah melakukan camping di sekitar bendungan.
AHY-panggilan akrab Menko IPK- menuturkan bahwa sempat berkunjung ke Bendungan Cirata dan Jatiluhur. Bahkan, melakukan camping di bendungan.
"Saya olahraga juga di sekitar bendungan," paparnya dalam acara Konsultasi Regional Kementerian PU di ruang Auditorium Komplek Kantor Kementerian PU hari ini.
Menurutnya, bangunan yang begitu besar tentunya perlu dioptimalkan. Bukan hanya untuj suplai air bersih dan persawahan, tapi juga sekaligus pengendali banjir. "Juga menjadi sumber energi terbarukan," urainya.
Bahkan, bendungan menjadi lokasi pariwisata. "Kenapa tidak menjadi tempat wisara. Infrastruktur dibangun dengan berbagai tujuan. Belum lagi olahraga air," paparnya.
Namun begitu tentunya yang paling utama mendukung swasembada pangan, energi dan air bersih. "Kemenko Infrastruktur juga akan mengharmoniskan agar pembangunan tahan bencana," terangnya. (idr)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
