Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Mei 2025 | 02.30 WIB

Jelang Kemarau, Menteri PU Dody Perkuat Jaringan Air Tanah dan Bangun Pompa

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Ilham Wancoko/Jawa Pos)


JawaPos.com
- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sudah berupaya mengantisipasi dampak kemarau terhadap pengairan pertanian. Penguatan jaringan air tanah dan pembangunan pompa dilakukan di persawahan tadah hujan.

Dody menuturkan bahwa sebenarnya ada beberapa langkah yang Kementerian PU lakukan untuk antisipasi kemarau. perkuat jaringan air tanahnya. Sawah itu banyak yang termasuk jenis tadah hujan. "Hanya produksi saat hujan, ini kita atasi," paparnya.

Caranya, memperkuat jaringan air tanah. Lalu, akan membangun beberapa pompa kedalaman 60 meter ke bawah. "Sehingga kemudian pas musim kering kita bisa pakai pompa-pompa itu," tuturnya.

Semua langkah itu akan dilakukan bersama-sama dengan Kementerian Pertanian dan pemda. "Sehingga, kita bisa untuk mengairi sawah-sawah tadah hujan tersebut," urainya.

Diharapkan nantinya persawahan tadah hujan masih aman untuk masa tanam 2 kali atau 3 kali. "Ini upaya agar target Presiden Prabowo Subianto untuk swasembada pangan tercapai," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harmurti Yudhoyono berupaya mengoptimalkan pembangunan infrastruktur.

Caranya dengan memastikan pembangunan infrastruktur bisa dipergunakan bengan berbagai tujuan berbeda alias multifungi. Inspirasi itu didapatkan setelah melakukan camping di sekitar bendungan.

AHY-panggilan akrab Menko IPK- menuturkan bahwa sempat berkunjung ke Bendungan Cirata dan Jatiluhur. Bahkan, melakukan camping di bendungan.

"Saya olahraga juga di sekitar bendungan," paparnya dalam acara Konsultasi Regional Kementerian PU di ruang Auditorium Komplek Kantor Kementerian PU hari ini.

Menurutnya, bangunan yang begitu besar tentunya perlu dioptimalkan. Bukan hanya untuj suplai air bersih dan persawahan, tapi juga sekaligus pengendali banjir. "Juga menjadi sumber energi terbarukan," urainya.

Bahkan, bendungan menjadi lokasi pariwisata. "Kenapa tidak menjadi tempat wisara. Infrastruktur dibangun dengan berbagai tujuan. Belum lagi olahraga air," paparnya.

Namun begitu tentunya yang paling utama mendukung swasembada pangan, energi dan air bersih. "Kemenko Infrastruktur juga akan mengharmoniskan agar pembangunan tahan bencana," terangnya. (idr)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore