Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 13.12 WIB

Stafsus Menhan Lenis Kogoya Beber Zona Merah Program MBG di Papua karena Ancaman KKB, Ini Daftar Lengkapnya

Stasus Menhan Bidang Kedaulatan NKRI Lenis Kogoya saat diwawancarai oleh awak media pada Kamis (8/5). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com) - Image

Stasus Menhan Bidang Kedaulatan NKRI Lenis Kogoya saat diwawancarai oleh awak media pada Kamis (8/5). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)

JawaPos.com - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Papua terkendala ancaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menamai diri TPNPB-OPM. Kondisi menyebabkan beberapa daerah menjadi zona merah bagi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pertahanan (Menhan) Bidang Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Lenis Kogoya membeber daftar daerah yang masuk zona merah tersebut. Sebagian besar berada di wilayah pegunungan Papua yang jauh dari ibu kota pemerintahan di seluruh provinsi yang ada di Pulau paling timur Indonesia itu. 

”Seperti Yahukimo, Pegunungan Bintang, terus Puncak Jaya, dan sebagainya. Itu baiknya kalau dari Badan Gizi Nasional (hendak melaksanakan program MBG) harus koordinasi baik dengan kami, sama saya, kita harus sama-sama jalan di lapangan,” terang dia. 

Ancaman serangan KKB bukan satu-satunya masalah, isu-isu lain seperti program MBG adalah jalan untuk meracuni masyarakat Papua juga harus diatasi. Lenis sudah turun langsung ke Papua dan berusaha meyakinkan masyarakat bahwa program MBG dilaksanakan demi kebaikan, bukan untuk menipu apalagi meracuni masyarakat. 

”Ada isu yang saudara saya Sebby Sambom (jubir KKB sampaikan) bahwa kalau makan (program MBG) itu nanti kena racun atau itu genosida, untuk menghabisi orang Papua. Saya menyampaikan bahwa program itu bukan program untuk di Papua saja, bukan khusus di Papua. Tapi, program ini kan program nasional,” terang dia. 

Langkah tersebut dia lakukan dengan menemui masyarakat Papua di Timika, Wamena, Nabire, Jayapura, dan beberapa daerah lain yang menolak MBG. Dia memastikan bahwa program tersebut dijalankan Presiden Prabowo untuk memperbaiki gizi anak-anak Indonesia, termasuk anak-anak Papua. Agar mereka menjadi generasi emas bagi Indonesia. 

”Jadi, (sekarang) semua anak-anak itu mereka sangat antusias sekali untuk terima makanan (dari program MBG). Terus mereka minta sekolah gratis,” kata dia. 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore