Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 April 2025 | 00.12 WIB

Kejagung Sita Kapal, Mobil Mewah, Hingga Ratusan Helm dari Tersangka Suap PN Jakpus Ariyanto Bakri

Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta. (Puspenkum Kejagung). - Image

Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar saat memberikan keterangan kepada awak media di Jakarta. (Puspenkum Kejagung).

JawaPos.com - Penyitaan aset-aset milik para tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) terus dilakukan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Terbaru mereka menyita kapal, mobil mewah, hingga ratusan helm dari tersangka Ariyanto Bakri. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menyampaikan bahwa penyitaan kapal dilakukan oleh penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung pada 17 April lalu. Mereka menyita kapal milik Ariyanto Bakri di Jakarta Utara. 

”Dari tersangka AR (Ariyanto Bakri) pada tanggal 17 April 2025 di Jalan Dermaga Marina, Pademangan, Jakarta Utara penyidik sudah menyita satu unit kapal. Kapal itu sudah disita. Sedangkan satu unit lagi, karena tergolong kapal dengan tonase tertentu, maka harus dimintakan dulu izin ke pengadilan negeri,” imbuhnya. 

Yang pasti, kata Harli, ada dua kapal terkait tersangka Ariyanto Bakri yang disita oleh penyidik JAM Pidsus Kejagung. Tidak hanya kapal, mereka juga menyita tiga unit mobil mewah. Terdiri atas Mobil Porsche 992, Fiat, dan Mini Cooper. Mobil-mobil itu sudah dibawa oleh Kejagung

”Tanggal 21 April 2025, penyidik juga melakukan penyitaan terhadap satu unit mobil Porsche 992, kemudian satu unit mobil Fiat, dan satu unit mobil Mini Cooper,” bebernya. 

Sebelumnya, dari tempat milik Ariyanto Bakri lainnya, penyidik juga menyita ratusan helm. Total ada 130 helm yang disita oleh penyidik. Harli memastikan bahwa helm-helm itu juga bernilai tinggi. Sehingga turut disita oleh Kejagung untuk membuat terang penanganan kasus tersebut. 

”Barangkali mungkin pertanyaan publik, helm juga kenapa disita. Ternyata helm juga sekarang mempunyai nilai ekonomis yang cukup signifikan. Kemudian ada 12 sepeda mewah, kemudian ada satu unit sepeda motor Harley,” jelasnya. 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore