
Ilustrasi mayat.
JawaPos.com - Identitas mayat tanpa identitas di Kilometer 21 Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten pada Selasa (22/4) masih misterius. Polisi menduga mayat laki-laki itu merupakan korban pembunuhan. Sebab, ditemukan sejumlah luka akibat serangan benda tumpul.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho kepada awak media pada Rabu (23/4). Dia menyampaikan bahwa sejak ditemukan, polisi langsung membawa mayat tersebut ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk diotopsi oleh Tim Kedokteran Forensik.
”Hasil otopsi yang dilakukan oleh Tim Kedokteran Forensik RSUD Kabupaten Tangerang, terdapat luka terbuka di kepala dan rahang bagian kanan dan kiri, luka memar di leher dan pipi diduga akibat kekerasan benda tumpul. Kemudian pada tangan kanan serta jari dan dahi kiri ada luka terbuka akibat benda tajam,” terang Kombes Zain.
Berdasar hasil otopsi tersebut, penyidik menilai kematian laki-laki yang diprediksi berusia 20-30 tahun itu tidak wajar. Untuk itu, Polres Metro Tangerang Kota mendalami dugaan pembunuhan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa. Dari pola hilangnya nyawa korban, mereka menduga korban sudah meninggal dunia sejak 2-3 hari sebelum ditemukan oleh warga.
”Hasil sementara ada tanda kekerasan benturan benda tumpul dan tajam. Begitu hasil pemeriksaan sementara. Tapi untuk lebih lengkapnya masih menunggu hasil final otopsi,” terang dia.
Sebelumnya mayat tersebut ditemukan di Kilometer 21 Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten pada Selasa (22/4). Temuan itu sontak bikin warga geger. Atas temuan itu, aparat kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota langsung melakukan penelusuran. Mereka sudah melaksanakan olah TKP di lokasi temuan mayat tersebut.
Kombes Zain membenarkan temuan mayat tanpa identitas. Mayat tersebut ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB oleh warga setempat. Mereka langsung mengadukan temuan itu kepada polisi dan langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Batu Ceper. Mereka mendatangi lokasi temuan mayat tersebut.
”Penemuan mayat itu berada di Jalan Daan Mogot Kilometer 21 sekira jam 08.15 WIB,” kata Kombes Zain.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
