Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 17.18 WIB

Masih Anggap Jokowi Bos, PDI Perjuangan Sentil Menteri Loyalitas Ganda

Politikus PSI Guntur Romli di kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (9/1). - Image

Politikus PSI Guntur Romli di kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (9/1).

JawaPos.com - PDI Perjuangan menyentil aktivitas sejumlah menteri Prabowo Subianto yang berkunjung ke rumah mantan Presiden Joko Widodo. Apalagi, beberapa di antaranya masih menyebut Jokowi sebagai bos.

Juru Bicara PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli mengatakan, manuver sejumlah menteri tersebut tidak menciptakan 'matahari kembar'. Sebab secara de facto dan de jure presiden saat ini adalah Prabowo Subianto. Baginya, fenomena ini sebagai loyalitas ganda.

"Maka sikap menteri-menteri itu lebih menunjukkan pada loyalitas ganda," ujarnya

Oleh karenanya, Guntur menilai, mereka yang masih menganggap Jokowi adalah bosnya, tidak memiliki loyalitas 100 persen pada Presiden Prabowo Subianto. Masih kuatnya loyalitas sejumlah menteri pada Jokowi, diduganya karena masih ada utang budi.

"Bisa jadi karena merasa ada utang budi pada Jokowi, bisa jadi karena yang merekomendasikan mereka agar dipilih lagi menjadi menteri," jelasnya.

Fenomena loyalitas ganda, baginya bukan hal positif. Sebab membuka potensi intervensi dari pihak mantan penguasa untuk terus cawe-cawe dalam pemerintahan saat ini. Misalnya demi kepentingan dan keuntungan pihaknya sendiri.

Jika berlanjut, Guntur khawatir loyalitas ganda ini bisa menyebabkan 'gerhana matahari politik'. "Pemimpin yang sesungguhnya atau Sang Matahari bisa ditutupi oleh obyek lain, yakni mantan penguasa yang ingin terus cawe-cawe di orbit kekuasaan, seperti halnya terjadinya gerhana matahari karena ditutupi obyek lain (bulan)," tuturnya berilustrasi.

Pada ujungnya, fenomena loyalitas ganda ini berpotensi mengganggu efektivitas pemerintahan Prabowo. Padahal sedang menghadapi pelbagai tantangan dan persoalan baik di dalam dan dari luar negeri.

Sebelumnya, sejumlah menteri berkunjung ke Solo untuk menemui Joko Widodo dalam momen Lebaran 2025. Di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Budi Arie, Menteri Keuangan Sri Mulyani, hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi menilai tidak ada persoalan terkait silaturahmi tersebut. Apalagi dilakukan di momen lebaran. "Silaturahmi-silahturahmi lebaran jangan dibumbui tafsiran politik," terangnya. 

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore