
Ilustrasi. (freepik)
JawaPos.com-Kata-kata memiliki kekuatan besar. Mereka dapat membangun kepercayaan diri seseorang atau, sebaliknya, menghancurkan harga diri mereka.
Tanpa disadari, kita sering kali menggunakan frasa yang tampaknya tidak berbahaya tetapi sebenarnya dapat merusak perasaan seseorang secara mendalam.
Menurut psikologi, ada beberapa ungkapan yang dapat merusak harga diri seseorang dan meninggalkan dampak jangka panjang.
Dilansir JawaPos.com dari laman Geediting.com pada Jumat, 4 April 2025, inilah tujuh frasa yang harus dihindari serta bagaimana cara berkomunikasi dengan lebih positif dan membangun.
1) "Mengapa kamu tidak bisa lebih seperti...?"
Membandingkan seseorang dengan orang lain adalah salah satu cara paling efektif untuk merusak harga diri mereka. Kalimat ini sering kali diucapkan oleh orang tua, guru, atau atasan yang mungkin tidak menyadari dampak negatifnya.
Psikologi menunjukkan bahwa perbandingan yang tidak sehat dapat menciptakan perasaan tidak cukup baik dan menanamkan rasa ketidakmampuan dalam diri seseorang. Ketika seseorang terus-menerus dibandingkan dengan orang lain, mereka mulai merasa bahwa diri mereka tidak berharga.
Solusi:
Alih-alih membandingkan, fokuslah pada kekuatan dan potensi unik yang dimiliki seseorang. Misalnya, daripada mengatakan, "Mengapa kamu tidak bisa seperti kakakmu yang selalu mendapatkan nilai bagus?", lebih baik katakan, "Aku tahu kamu punya potensi besar, bagaimana aku bisa membantumu lebih berkembang?"
2) "Itu hanya candaan, jangan dianggap terlalu serius"
Frasa ini sering digunakan untuk membela diri setelah melontarkan komentar yang menyakitkan. Namun, ini bisa membuat orang merasa perasaannya tidak valid dan diremehkan.
Menurut studi psikologi, perasaan seseorang adalah subjektif dan sah adanya. Ketika seseorang merasa tersinggung atau terluka, itu bukanlah hal yang bisa diabaikan begitu saja.
Solusi:
Alih-alih mengabaikan perasaan seseorang, cobalah untuk lebih memahami. Jika seseorang merasa terluka dengan perkataan kita, cobalah mengatakan, "Maaf jika ucapanku menyakitimu, aku tidak bermaksud demikian."
3) "Kamu terlalu sensitif"
Mengatakan seseorang terlalu sensitif sama dengan meremehkan emosi mereka. Hal ini dapat membuat mereka merasa bahwa perasaan mereka tidak valid dan mereka tidak berhak merasakan emosi tertentu.
Menurut penelitian dalam psikologi, setiap individu memiliki cara berbeda dalam merespons situasi. Apa yang mungkin terasa ringan bagi seseorang bisa saja sangat menyakitkan bagi orang lain.
Solusi:
Daripada mengatakan "Kamu terlalu sensitif", cobalah untuk lebih berempati dengan mengatakan, "Aku tidak bermaksud menyakitimu, bagaimana aku bisa memperbaiki cara komunikasiku?"
4) "Kamu tidak akan pernah bisa melakukan itu"
Ucapan seperti ini bisa menghancurkan kepercayaan diri seseorang dan menciptakan pola pikir bahwa mereka tidak mampu mencapai sesuatu.
Studi menunjukkan bahwa kepercayaan seseorang terhadap kemampuannya (self-efficacy) sangat berpengaruh pada keberhasilannya. Jika seseorang terus-menerus mendengar bahwa mereka tidak mampu, mereka mungkin akan mulai mempercayainya dan tidak berusaha untuk berkembang.
Solusi:
Alih-alih meragukan kemampuan seseorang, berikan dorongan positif. Misalnya, katakan, "Mungkin ini sulit, tetapi aku percaya kamu bisa melakukannya jika terus berusaha."
5) "Kamu tidak cukup baik"
Ini adalah frasa yang paling merusak harga diri. Mengatakan kepada seseorang bahwa mereka tidak cukup baik bisa menyebabkan mereka meragukan diri sendiri, merasa tidak dihargai, dan bahkan mengalami kecemasan serta depresi.
Dalam psikologi, ada konsep yang disebut "self-fulfilling prophecy" atau ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya. Jika seseorang terus-menerus mendengar bahwa mereka tidak cukup baik, mereka mungkin akan mulai mempercayainya dan bertindak sesuai dengan anggapan itu.
Solusi:
Alih-alih mengatakan "Kamu tidak cukup baik", fokuslah pada hal-hal positif yang sudah dicapai seseorang dan dorong mereka untuk terus berkembang.
6) "Aku tidak tahu mengapa aku peduli padamu"
Kalimat ini tidak hanya menyiratkan bahwa seseorang tidak berharga, tetapi juga menanamkan rasa ketidakamanan dan perasaan tidak dicintai.
Dalam hubungan, baik itu hubungan keluarga, persahabatan, atau romantis, seseorang ingin merasa dihargai dan dihormati. Kata-kata seperti ini bisa merusak hubungan dan membuat seseorang merasa tidak diinginkan.
Solusi:
Jika merasa frustrasi dalam suatu hubungan, cobalah mengungkapkan perasaan dengan cara yang lebih sehat. Misalnya, "Aku merasa lelah saat ini, bisakah kita mendiskusikan ini nanti dengan kepala lebih dingin?"
7) "Kamu mengecewakan"
Frasa ini bisa membuat seseorang merasa tidak cukup baik dan gagal memenuhi harapan orang lain.
Menurut psikologi, kekecewaan dari orang yang kita hormati bisa menjadi pukulan telak bagi harga diri kita. Ketika seseorang mendengar bahwa mereka telah mengecewakan seseorang yang mereka sayangi, mereka mungkin akan mulai mempertanyakan nilai diri mereka sendiri.
Solusi:
Alih-alih mengungkapkan kekecewaan dengan cara yang menyakitkan, cobalah memberikan masukan yang lebih membangun. Misalnya, "Aku tahu kamu bisa melakukan lebih baik, mari kita cari cara untuk memperbaikinya bersama."
Kata-kata yang kita ucapkan memiliki kekuatan untuk membangun atau menghancurkan seseorang. Dengan menyadari dampak dari frasa yang kita gunakan, kita dapat berkomunikasi dengan lebih baik dan menciptakan lingkungan yang lebih positif bagi orang-orang di sekitar kita.
Lain kali sebelum mengucapkan sesuatu, tanyakan pada diri sendiri: "Apakah ini akan membangun atau menghancurkan harga diri seseorang?" Dengan menerapkan cara komunikasi yang lebih empatik dan mendukung, kita dapat membantu orang lain berkembang dan merasa dihargai.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
