
Pemudik mengantri untuk menaiki Whoosh di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Jumat (28/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyampaikan hingga H-1 Lebaran atau Minggu (30/3), jumlah tiket Kereta Cepat Whoosh yang telah terjual mencapai 170 ribu tiket. Lonjakan penumpang ini terus terjadi sejak H-4 Lebaran.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan sejak H-4 Lebaran, jumlah penumpang Whoosh konsisten berada di angka sekitar 18 ribu penumpang per hari, meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya.
"Tren peningkatan ini juga terlihat dari jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Halim menuju Bandung, baik ke Stasiun Padalarang maupun Stasiun Tegalluar Summarecon, yang kini mencapai sekitar 12 s.d 13 ribu penumpang per hari, naik dari sebelumnya yang berkisar 10 hingga 11 ribu penumpang per hari," kata Eva dalam keterangannya, Minggu (30/3).
Eva mengungkapkan peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Whoosh yang cepat, nyaman, dan dapat diandalkan.
“Kami mengapresiasi kepercayaan pelanggan dan akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, memastikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ungkap Eva.
Lebih lanjut, Eva memastikan bahwa tiket keberangkatan bulan April sudah tersedia dan dapat dipesan melalui berbagai kanal, baik online maupun offline. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Whoosh, website ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Tiket.com, serta di loket dan vending machine yang tersedia di stasiun.
Tak lupa, KCIC juga mengajak masyarakat untuk beralih ke e-ticket dan memanfaatkan pembelian online agar perjalanan semakin lancar dan nyaman, terutama selama periode Angkutan Lebaran.
Dengan membeli tiket Whoosh secara online, penumpang akan mendapatkan e-ticket yang masuk ke aplikasi atau email terdaftar.
"Sehingga, penumpang tidak perlu mencetak tiket fisik saat di stasiun, cukup pindai QR Code pada gate saat melakukan boarding," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
