
KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali melepas keberangkatan KRI Banjarmasin yang mengangkut pemudik dari Jakarta ke Semarang dan Surabaya. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com).
JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali melepas ribuan pemudik sepeda motor yang memilih pulang kampung menggunakan kapal perang KRI Banjarmasin-592. Mereka bertolak dari Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (27/3).
Dalam kesempatan tersebut, Laksamana Ali menyampaikan bahwa secara keseluruhan ada 1.642 pemudik sepeda motor yang turut serta dalam program mudik gratis menggunakan kapal perang. Melalui program tersebut, TNI AL menegaskan dukungan mereka terhadap pemerintah. Yakni menghadirkan sarana mudik yang aman bagi masyarakat.
”Alhamdulillah mereka bisa mudik secara gratis dan untuk pemudik yang naik KRI Banjarmasin-592 mereka bisa membawa motor ke kampung halaman. Jumlah motornya ada sekitar 394, mungkin dengan kru yang juga membawa motor hampir 400 motor jadinya,” terang Ali.
Orang nomor satu di TNI AL itu pun menjelaskan, ribuan pemudik yang memilih pulang kampung menggunakan KRI Banjarmasin-592 tidak hanya pulang kampung secara cuma-cuma, mereka juga mendapat sejumlah fasilitas. Mulai tempat istirahat, tempat tidur, makan dan minum untuk buka puasa dan sahur, serta beragam hiburan seperti nonton film bersama.
”Dan itu semua gratis dan mereka mendapat makan selama di jalan. Baik untuk buka puasa maupun untuk sahur. Kapal ini, KRI Banjarmasin-592, juga akan membawa mereka kembali saat arus balik. Untuk arus balik dari Surabaya ke Semarang dan ke Jakarta gratis juga,” bebernya.
Selain mudik gratis menggunakan kapal perang KRI Banjarmasin-592, Laksamana Ali juga melepas mudik gratis jalur darat menggunakan bus. Total ada 10 bus yang berangkat dari Kolinlamil ke berbagai daerah di Indonesia. Bukan hanya dari Kolinlamil, Ali menyebut, mudik gratis menggunakan bus juga dilakukan oleh pangkalan-pangkalan TNI AL lainnya.
”Di beberapa tempat lainnya di Markas Komando Angkatan Laut yang ada di Jakarta totalnya 100 bus. Dan ini semua didukung dan dibantu oleh Baznas, kemudian oleh Bank Himbara, ada Mandiri, ada BRI, ada BNI, dan ada BSI. Juga Bank Swasta seperti Bank Ruri dan Bank Artha Graha,” jelasnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
