Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Maret 2025 | 21.06 WIB

Kapuspen TNI Kristomei Sianturi: Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus untuk Tempo Ancaman bagi Kebebasan Pers

Paket misterius berisi kepala babi diterima wartawan Tempo. (Istimewa). - Image

Paket misterius berisi kepala babi diterima wartawan Tempo. (Istimewa).

JawaPos.com - Teror kepala babi dan bangkai tikus kepada Tempo turut mendapat sorotan dari Mabes TNI. Mereka mengutuk keras tindakan tersebut.

Dalam diskusi secara dalam jaringan (daring) bersama Indonesia Strategic and Defense Studies (ISDS) pada Selasa (25/3), Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan hal itu. 

Menurut Kristomei, teror kepala babi dan bangkai tikus yang dikirim kepada Tempo merupakan salah satu bentuk ancaman. Tindakan tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan.

Karena itu, pihaknya mengutuk keras tindakan tersebut. Apalagi Indonesia merupakan negara demokrasi yang menjamin kebebasan pers dan memberikan perlindungan terhadap pers. 

”Dalam negara demokrasi justru media harus sangat dihormati sebagai kontrol kita dalam rangka supremasi sipil dan negara demokrasi,” terangnya.

Jenderal bintang satu dari Angkatan Darat tersebut menyampaikan bahwa ancaman melalui teror kepala babi dan bangkai tikus juga merupakan bentuk intimidasi.

Karena itu, dia menyatakan, pelakunya harus dicari. Dia berharap besar aparat kepolisian yang tengah menangani kasus tersebut mampu menemukan pelaku di balik teror tersebut. 

”Saya harap memang pihak keamanan atau kepolisian dalam hal ini bisa mengungkap siapa sebenarnya yang mengirim (kepala babi dan bangkai tikus) itu. Sehingga tidak ambigu kita saling curiga terhadap satu sama lain,” kata dia. 

Mantan kepala Dinas Penerangan TNI AD tersebut mengungkapkan, bila perlu Tempo meminta bantuan dari TNI untuk mengungkap pelaku di balik teror tersebut.

Kristomei memastikan bahwa pihaknya siap membantu jika Polri memang membutuhkan back up untuk mencari dan menelusuri dalang teror kepada salah satu media massa nasional tersebut. 

”Kalau memang perlu Tempo bisa bantuan TNI misalnya, kalau memang perlu Polri di-back up oleh TNI untuk mencari siapa sih sebenarnya yang bermain di belakang ini semua,” ujarnya. 

Pada Rabu pekan lalu (19/3), Tempo mendapat kiriman kepala babi tanpa kuping. Paket tersebut baru dibuka esoknya (20/3).

Selang tiga hari, Tempo mendapat kiriman enam ekor tikus yang sudah menjadi bangkai. Lebih dari itu, tikus-tikus yang dikirim kepada Tempo sudah dalam keadaan terpenggal, Bagian tubuh dan kepala terpisah. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore