Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Maret 2025 | 00.37 WIB

Surabaya Tuan Rumah Munas VII APEKSI, Dorong Kolaborasi dan Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Kota Surabaya terpilih secara aklamasi sebagai tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI)/(Foto: Dok. Pemkot Surabaya). - Image

Kota Surabaya terpilih secara aklamasi sebagai tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI)/(Foto: Dok. Pemkot Surabaya).

JawaPos.com - Kota Surabaya terpilih secara aklamasi sebagai tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Sebelum pelaksanaan Munas VII, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi meluncurkan Indonesia City Expo (ICE) ke-21, di Hotel Vasa, Surabaya, Kamis (6/3/2025).

Mengambil tema "Dari APEKSI Untuk Negeri", kegiatan pertemuan kepala daerah itu akan berlangsung pada 6-10 Mei 2025. Munas APEKSI adalah kegiatan tahunan yang akan dihadiri 98 kepala daerah dari seluruh Indonesia untuk membahas isu-isu penting dan strategis. Sementara ICE akan menjadi etalase kota anggota APEKSI yang menampilkan pembangunan, inovasi serta produk-produk unggulan UMKM masing-masing.

Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi mengatakan, penyelengaraan Munas APEKSI ke VII akan menjadi ajang bagi kepala daerah se-Indonesia untuk menyatukan visi-misi dan menunjukan kelebihan kotanya masing-masing, terkait efisiensi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Kami akan meminta setiap kota untuk menampilkan kelebihannya terkait pemanfaatan perencanaan efisiensi APBD menggunakan aplikasi atau inovasi lainnya. Kelebihan itu akan digabungkan agar semua kota bisa menerapkan hal yang sama, sehingga ada penghematan APBD di masing-masing kota," ujar Wali Kota Eri dalam peluncuran Munas APEKSI ke VII dan ICE, Rabu (19/3).

Menurutnya, penyatuan ide dan gagasan dari setiap daerah untuk mewujudkan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam hal efisiensi anggaran akan membantu setiap daerah tetap inovatif pada pelaksanaan programnya untuk masyarakat.

"Selama ini ketika perencanaan anggaran di Surabaya membuat sendiri dan daerah sendiri, lalu yang belum memiliki aplikasi akhirnya harus membuat. Ini yang ingin kami satukan," ujarnya.

Kota Surabaya terpilih secara aklamasi sebagai tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI)/(Foto: Dok. Pemkot Surabaya).

Dalam pertemuan Munas APEKSI, Wali Kota Eri menginginkan agar semua daerah memiliki nilai reformasi birokrasi yang sama. Untuk itu, kota-kota yang sudah memperoleh nilai AA, termasuk Surabaya akan menjadi mentor bagi daerah lain supaya mendapatkan nilai yang sama.

"Sehingga semua kota anggota APEKSI bisa mendapatkan nilai AA dalam reformasi birokrasi. Ini yang akan kami jadikan satu kesatuan," imbuhnya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam berbagai bidang dengan daerah lain terkait pemenuhan kebutuhan. Ia mencontohkan, kerjasama dengan Kota Balikpapan terkait pemenuhan kebutuhan daging.

"Dalam hal ini Kota Surabaya bisa bergerak bersama dengan Bangkalan dan Jombang untuk memenuhi kebutuhan tersebut (daging). Jadi APEKSI akan memberi dampak luar biasa bagi setiap kota," jelasnya.

Wali Kota Eri menambahkan, Munas APEKSI ke VII di Surabaya kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena, setiap daerah akan sama-sama memanfaatkan bonus demografi dengan memberdayakan anak muda agar memiliki talenta dan terlibat dalam pembangunan kotanya.

"Anak muda dari setiap daerah akan dikumpulkan di Surabaya untuk mengikuti kreatif hub. Kami ingin memunculkan talenta-talenta anak muda dengan memanfaatkan bonus demografi yang tinggi," tandasnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri juga menggarisbawahi bahwa pemanfaatan efisien anggaran bukan hanya menekan pengeluaran tetapi juga fokus pada pendapatan yang lebih besar dari yang dikeluarkan.

"Contoh mengadakan kegiatan sosialisasi, kata, orang-orang itu tidak perlu diadakan di hotel cukup sederhana saja. Tapi pada waktu itu saya undang pengusaha jadi tidak mungkin kalau tidak di hotel, saya keluarkan 50-70 juta untuk semuanya. Tetapi, ketika saya sampaikan tentang program 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana yang membutuhkan anggaran Rp40 miliar, para pengusaha bersedia menjadi orang tua asuh mereka. Jadi dalam waktu 30 menit kebutuhan anggaran itu terpenuhi dengan gotong-royong," kata Wali Kota Eri.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore