
BAPAK-ANAK: Achiruddin Hasibuan (kiri) dan Aditya dalam reka ulang di Mapolda Sumut, Medan, Senin (8/5).
JawaPos.com - Achiruddin Hasibuan berang. Dia menghardik saksi dan korban yang diperankan pemeran pengganti saat melakukan adegan 9 D. Yakni, saat Ken Admiral (korban) berada di rumah mantan. "Saya bantah itu, jangan mengarang-ngarang ya. Jangan merekayasa. Udah siap saya," ucap Achiruddin di sela reka adegan kasus penganiayaan kepada Ken yang disangkakan dilakukan anaknya, Aditya Hasibuan, di Mapolda Sumut, Medan, kemarin (8/5).
Ada 35 adegan yang direkonstruksi ulang oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut. Bantahan Achiruddin di atas hanya satu di antara sekian saling bantah antara pihak korban dan tersangka.
Dilansir Sumut Pos, setelah hardikannya dalam adegan 9 D, Achiruddin yang sudah dipecat dari kepolisian bersitegang dengan kuasa hukum Ken, Irwansyah Putra Nasution. Saat dikonfirmasi, Irwansyah menyebutkan bahwa pihaknya menghadirkan enam saksi untuk melakukan rekonstruksi.
"Ada beberapa reka adegan yang tidak sinkron dari Ken maupun dari Aditya. Pertama, persoalan kaca spion. Dari keterangan Ken, dirusak menggunakan kaki, tetapi keterangan Aditya, menggunakan tangan sehingga dilakukan peran pengganti. Lalu, dari penuturan Ken tidak ada kalimat sebelum pemukulan ’Ayo main kita’. Sementara dari Aditya, Ken mengatakan itu yang akhirnya terjadi pemukulan di bagian wajah sebanyak tiga kali," beber Irwansyah.
Selain itu, lanjut dia, ada bantahan dari Achiruddin terkait dugaan senjata api saat Aditya mencegat Ken di sebuah SPBU. "Sementara saksi-saksi dari Ken mengakui bahwa dugaan penodongan itu memang ada, juga ada saksi Yazid yang mengakui menjadi korban dugaan penodongan senjata api di mobil," katanya. (dwi/c7/ttg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
