
BERLABUH KE LAIN PARPOL: Sandiaga Uno (kiri) beserta istri saat berkunjung ke rumah Prabowo Subianto pada momen Hari Raya Idul Fitri kemarin
JawaPos.com - Mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno merasa tak sedang disindir Prabowo Subianto terkait ada kader Gerindra naik turun seenaknya atau keluar masuk tanpa bayar.
Usai sindiran Prabowo Subianto, Sandiaga Uno menyebut ada kebebasan individu untuk menyampaikan perjuangannya dalam pemahaman dan kendaraan lain.
Sandi juga menyatakan partai politik adalah kendaraan untuk kaderisasi calon pemimpin bangsa. “Saya merasa bahwa parpol itu adalah kendaraan untuk kaderisasi pemimpin-pemimpin bangsa ke depan,” kata Sandi kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/5).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) era Jokowi-Maruf Amin ini menyatakan tak merasa tersindir dengan narasi dari Prabowo. “Oh nggak sama sekali. Apa yang disampaikan beliau itu menurut data yang patut dipedomani oleh anak-anak muda yang berpolitik,” jawabnya seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).
Sandi mengatakan mempedomani pesan Prabowo yang menyampaikan bahwa sebuah kendaraan politik itu adalah kapal yang ada nahkodanya. Jika sudah tidak sepaham dengan nahkoda, lanjut Sandi, ada kebebasan individu untuk menyampaikan perjuangannya dalam pemahaman dan kendaraan lain.
“Jadi itu yang saya yakini, apa yang beliau sampaikan dan setelah dipertimbangkan masak-masak, maka saya memutuskan untuk mudur dari partai,” katanya.
Sebelumnya Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengingatkan para kader untuk memegang teguh kesetiaan, karena kesetiaan sangat penting dalam sebuah organisasi, termasuk partai.
“Orang pintar dan kaya jika tidak setia kepada negara, rakyat, diberi amanah, diberi tanggung jawab, dia malah korupsi dan sebagainya,” kata Prabowo.
“Saya meminta kepada kader Gerindra untuk terus berkaca, mawas diri dan mengkoreksi setiap langkah dan tindakan yang diambil,” sebutnya.
Prabowo kembali berpesan kepada para kader Gerindra agar tidak lupa bahwa Gerindra ada untuk berbakti pada nusa dan bangsa.
“Ada yang menganggap partai kendaraan. Enak saja. Partai dianggap bis. Naik seenaknya, turun di tengah jalan. Ndak bayar lagi. Memangnya bus Damri,” seloroh Prabowo soal kader yang keluar masuk partai ini.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
