Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Maret 2018 | 23.05 WIB

Gara-gara Foto Ini Fadli Zon Polisikan Pianis Ananda Sukarlan

Foto Fadlli Zon, Prabowo Subianto, dan orang yang diduga admin MCA, viral di media sosial. - Image

Foto Fadlli Zon, Prabowo Subianto, dan orang yang diduga admin MCA, viral di media sosial.

JawaPos.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon akan melaporkan pianis sekaligus komposer Ananda Sukarlan ke pihak kepolisian. Fadli merasa difitnah telah berfoto dengan orang yang diduga sebagai admin kelompok penyebar hoax dan ujaran kebencian Muslim Cyber Army (MCA).


“Kalau tidak salah ada akun termasuk akun Ananda Sukarlan dan ada akun Lambe Turah (@makLambeTurah). Jadi, semuanya akan dilaporkan nanti,” kata Fadli ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (2/3).


Fadli mengatakan, Ananda Sukarlan telah menyebarkan kabar bohong. Ananda melalui akun @anandasukarlan me-retweet dan menyerukan agar foto-foto Fadli bersama orang yang diduga admin MCA itu diviralkan.


Padahal, kata Fadli, orang yang ada di foto bersamanya itu tak lain adalah Eko Hadi. Fadli menegaskan, orang tersebut bukanlah admin MCA.


“Eko adalah pendukung Anies-Sandi,” katanya.


Fadli menerangkan, foto bersama Eko tersebut dalam kesempatan merayakan kemenangan Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta. Eko Hadi sendiri merayakan kemenangan Anies-Sandi dengan berjalan kaki dari Madiun ke Jakarta.


“Akhirnya sampai dan kami sambut. Termasuk Pak Prabowo (juga ikut) menyambut. Setelah itu Saudara Eko sarapan pagi bersama Pak Prabowo di kediamannya (Kertanegara),” kata Fadli.


‎Baru-baru ini, Direktorat Cyber Crime Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelejen Keamanan (Dit Kamsus BIK) melakukan penangkapan terhadap kelompok inti penyebar ujaran kebencian, 'The Family MCA'.


Penangkapan ini dilakukan pada Senin (26/2) secara serentak di lima kota yaitu Jakarta, Bandung, Bali, Pangkal Pinang, dan Palu. Hasilnya sebanyak enam orang pelaku berhasil diciduk petugas.


Adapun konten-konten yang disebarkan oleh mereka antara lain soal isu kebangkitan komunisme, penculikan ulama, pencemaran nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore