Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 April 2023 | 17.43 WIB

Salam Komando Firli Bahuri dengan Kapolri Dinilai Bentuk Cari Pembelaan

Ketua KPK Firli Bahuri berjabat jangan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. - Image

Ketua KPK Firli Bahuri berjabat jangan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

JawaPos.com - Polemik pemecatan terhadap Brigjen Pol Endar Priantoro dari jabatan Direktur Penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menjadi perbincangan hangat. Terbaru, jenderal bintang satu itu melaporkan keputusan pengeluarannya dari KPK ke Ombudsman RI terkait dugaan maladministrasi.
 
Pemberhentian Endar juga sudah dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Namun, di tengah polemik ini, Ketua KPK Firli Bahuri memamerkan foto salam komando dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 
 
Firli mengklaim, KPK dan Polri mempunyai tujuan yang sama dalam memberantas korupsi di Indonesia. Sebab, Polri selalu memberikan bantuan saat KPK melakukan giat penindakan.
 
 
"KPK dan Polri bahu membahu bersinergi memberantas korupsi. Polri memberikan bantuan dan andil pada setiap kegiatan KPK," kata Firli dalam keterangannya, Rabu (19/4).
 
Mantan Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) ini mengatakan, kedua instansi penegak hukum itu berkomitmen memberantas korupsi di Indonesia. Salah satunya dengan mengedukasi dan menyosialisasi masyarakat tentang bahaya tindakan koruptif.
 
"Kami dan Kapolri beserta seluruh anggota Polri dan Insan KPK memiliki semangat yang sama untuk mewujudkan indonesia bebas dan bersih dari korupsi," klaim Firli.
 
Sementara itu, mantan penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap mengkritik pertemuan itu. Menurutnya, Firli Bahuri sedang mencari suara atas polemik yang terjadi saat ini.
 
 
"Sowannya Firli Bahuri ke Kapolri di Rumah Dinas Kapolri merupakan bukti bahwa Firli sedang ketakutan akibat ulahnya sendiri. Apalagi yang menyebarkan foto dan isi pertemuan adalah sepihak Firli sendiri suatu hal yang tidak elok dalam suatu pertemuan bersama," ujar Yudi.
 
Ia menyebut, Firli semakin tersudut setelah adanya kabar kebocoran dokumen penyelidikan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Karena itu, pertemuannya dengan Listyo dinilai sebagai bentuk pembelaan diri dari semua tuduhan yang ada saat ini.
 
"Sudah banyak laporan masyarakat ataupun gerakan mahasiswa, termasuk Endar Priantoro kepada Dewas, Polri, dan terakhir ombudsman baik terhadap dirinya, pimpinan KPK lainnya, sekjen KPK, ataupun Kepala Biro SDM KPK," pungkas Yudi. 
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore