Kamera tilang elektronik (ETLE) di Jalan Asia Afrika, Jakarta, Selasa (21/01/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Mulai 10 Februari sampai 23 Maret 2025, Polda Metro Jaya melaksanakan Operasi Keselamatan Jaya. Mereka memastikan tidak akan melakukan tilang manual. Sebab, kegiatan dalam operasi tersebut lebih fokus pada edukasi dan penyuluhan. Urusan tilang dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, polisi menyerahkan kepada ETLE.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menegaskan hal itu. Dia memastikan tidak akan ada razia. Mereka akan lebih banyak mendatangi lokasi-lokasi kendaraan umum berhenti dan menunggu penumpang. Misalnya terminal dan pool bus. Tujuannya untuk memastikan kesiapan kendaraan dan pengemudi sebelum mengangkut penumpang.
”Tidak ada, kami tidak akan melakukan razia. Karena untuk pelanggaran-pelanggaran seperti melawan arus, melanggar rambu-rambu, penggunaan handphone, tidak pakai seat belt, tidak menggunakan helm, itu sudah ada ETLE. ETLE statis maupun ETLE mobile,” terang Latif.
Kalau pun ada penindakan secara manual di luar ETLE, Latif memastikan bahwa itu dilakukan untuk beberapa tindakan seperti pemalsuan plat nomor atau nomor polisi kendaraan. Kemudian penggunaan strobo pada kendaraan-kendaraan pribadi. Itu juga bakal ditindak secara langsung oleh polisi yang bertugas di jalan raya. Sebab, pelanggaran itu belum bisa ditindak oleh ETLE.
”Sekali lagi saya sampaikan, penegakan hukum itu sudah kami serahkan kepada ETLE. ETLE statis maupun ETLE mobile. Kecuali ada pemalsuan plat nomor dan tidak menggunakan plat nomor. Itu akan kami tindak menggunakan penindakan secara manual. Begitu juga penggunaan strobo. Penggunaan strobo, itu akan ditindak manual,” imbuhnya.
Di luar itu, Ditlantas Polda Metro Jaya mengandalkan ETLE. Jika ada petugas kepolisian yang kedapatan berbuat curang, Kombes Latif meminta masyarakat langsung melapor.
Dia menyampaikan bahwa, masyarakat tidak perlu ragu dan takut untuk mengadukan petugas yang melakukan tindakan-tindakan curang. Pihaknya menjamin, petugas itu akan diberi sanksi tegas.
”Sudah saya sampaikan di sini, silakan masyarakat juga untuk bisa mengoreksi kami. Kami sangat terbuka. Dan apabila ada anggota kami yang melakukan hal-hal di luar ketentuan, silahkan lapor ke kami, ataupun silahkan langsung kritik kami. Kami sangat terbuka,” kata dia tegas.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
