
Ilustrasi Gemini 2.0 Pro. (istockphoto.com)
JawaPos.com–Gemini 2.0 Pro adalah model AI terkuat yang dirancang khusus untuk keperluan coding dan pengolahan informasi. Model ini memiliki kemampuan luar biasa karena dapat menangani konteks yang sangat panjang, hingga 2 juta token, sehingga sangat cocok untuk tugas-tugas yang membutuhkan pemahaman mendalam terhadap data atau kode yang kompleks.
Gemini 2.0 Pro tersedia sebagai model eksperimental di Vertex AI dan merupakan upgrade bagi pengguna Gemini 1.5 Pro yang ingin mendapatkan kualitas yang lebih baik serta dukungan untuk konteks dan kode yang lebih panjang.
Model ini menerima berbagai jenis input (multimodal) dan menghasilkan output berupa teks. Selain itu, Gemini 2.0 Pro dilengkapi dengan fitur-fitur seperti pengoptimal perintah, pembuatan terkontrol, dan kemampuan melakukan panggilan fungsi (meskipun tidak mendukung panggilan fungsi komposisi).
Model ini juga bisa menggunakan Google Search sebagai referensi dan menjalankan eksekusi kode, yang semuanya mendukung pemrosesan data secara efisien dan akurat. Untuk mendukung penggunaan Gemini 2.0 Pro, kami telah menyediakan SDK baru yang memungkinkan migrasi antara Gemini Developer API dan Gemini API di Vertex AI.
Dengan SDK ini, kalian dapat membuat prototipe aplikasi menggunakan Developer API, kemudian dengan mudah memindahkan aplikasi tersebut ke Vertex AI tanpa harus menulis ulang kode. Dengan kata lain, kode yang berjalan di satu platform sebagian besar juga akan berjalan di platform yang lain.
SDK baru ini, yang disebut Google Gen AI SDK, menyediakan antarmuka terpadu untuk mengakses Gemini 2.0 melalui kedua API tersebut. Selain mendukung model Gemini 2.0 Pro, Gen AI SDK juga mendukung model Gemini 1.5, sehingga memberikan fleksibilitas lebih bagi para pengembang.
Saat ini, Google Gen AI SDK sudah tersedia secara umum untuk bahasa pemrograman Python. Dukungan untuk bahasa Go masih dalam tahap pratinjau, dan dukungan untuk Java serta JavaScript akan segera hadir. Dengan demikian, para pengembang dapat memilih bahasa pemrograman yang paling sesuai untuk mengembangkan aplikasi berbasis Gemini.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
