Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 April 2023 | 01.30 WIB

Profil Yudo Andreawan yang Sering Bikin Onar, Masa Kecil Dikenal Pendiam, Berubah Sejak 2022

Yudo Andreawan (YA) yang membuat onar di Stasiun Manggarai dan Stasiun Sudirman akhirnya ditangkap polisi. - Image

Yudo Andreawan (YA) yang membuat onar di Stasiun Manggarai dan Stasiun Sudirman akhirnya ditangkap polisi.

JawaPos.com - Sosok Yudo Andreawan menarik perhatian warganet akibat sikap temperamental membuat keonaran di publik. Ternyata, Yudo dikenal pendiam saat masih kecil.

Kehidupan masa kecil Yudo Andreawan ini diungkap oleh Ketua RT tempat Yudo menetap di Bontang, Kalimantan Timur. Ketua RT 35 di Kompleks Perumahan BSD Bontang, Daniel, memberi komentar soal kelakuan Yudo.

Daniel mengenal sosok Yudo sejak kecil. Dia dikenal pendiam dan anak yang baik. Namun, pada 2022 lalu, Yudo mengalami perubahan drastis tiba-tiba jadi pemarah dan sering teriak-teriak di depan rumahnya di Bontang.

“Dia kecil dikenal pendiam. Cuman di tahun 2022 ini dia berubah. Tiba-tiba jadi pemarah,” kata Daniel kepada wartawan yang menemuinya seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).

Dari info yang diterima Daniel, Yudo memang sakit dan sempat pergi ke psikiater. Tidak saja di Jakarta, di Bontang Yudo juga suka membuat keributan, termasuk di salah satu kafe di Kompleks BSD Bontang atau di sekitar rumah Yudo.

Sementara ayah Yudo Andreawan yang bernama Bambang mengatakan, saat ini kondisi Yudo sedang down karena mendapat sanksi cuti paksa dari kampus akibat keributan yang diperbuat di tempat kuliah pascasarjana UI Jakarta. Bambang mengaku saat awal-awal kuliah S2 di Jakarta, dia sempat mendampingi anaknya tersebut. Namun, hanya satu bulan, kemudian dirinya balik ke Bontang.

Bambang berharap masyarakat bisa sabar dan karena Yudo sedang berjuang untuk sembuh dari sakitnya. “Sampai saat ini pun dia masih rutin meminum obat,” kata Bambang.

Bambang mengungkap alasan anaknya mengamuk di Stasiun Manggarai karena emosi karena disenggol orang saat keluar kereta. “Hanya itu yang saya dapat kabarnya. Kalau saling senggol di kereta mungkin bagi orang yang normal pasti biasa,” katanya.

“Cuman kalau anak saya ini pasti berbeda menyikapinya karena sakit,” jelas Bambang.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore