Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Januari 2025 | 02.39 WIB

Pimpin Rapim Kemhan 2025, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tegaskan Komitmen untuk Tingkatkan Kekuatan Pertahanan Negara

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin Rapim Kemhan 2025 pada Kamis (16/1). (Biro Infohan Setjen Kemhan).

JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Kemhan 2025 pada Kamis (16/1). Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin langsung rapim tersebut. Dia menegaskan komitmen instansinya untuk terus meningkatkan kekuatan pertahanan negara demi menjaga kedaulatan Indonesia. 

Melalui keterangan resmi yang diterima oleh JawaPos.com, Kemhan menyatakan bahwa rapim tersebut diselenggarakan sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto. Yakni tanpa banyak seremoni. Bahkan dilakukan secara dalam jaringan melalui video conference. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan jajarannya juga mengikuti agenda itu dari jarak jauh. 

Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa Rapim Kemhan bisa dijadikan panduan dalam menjalankan tugas dan pengabdian. ”Rapim Kemhan dan TNI ini kita jadikan navigasi dalam mengemban tugas untuk bangsa dan negara yang berada di pundak kita sekalian sebagai institusi negara dalam melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Sjafrie menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kekuatan pertahanan negara melalui berbagai cara. Salah satunya lewat revitalisasi organisasi, mewaspadai berbagai hal yang perlu diwaspadai, dan menekankan pentingnya keterpaduan tiga matra TNI dalam menghadapi berbagai dinamika ancaman. 

Kemhan berharap besar Rapim Kemhan 2025 bisa menjadi landasan kuat untuk pengembangan kebijakan pertahanan yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika global, serta memperkuat kesiapan TNI dalam menjaga kedaulatan negara. Selain panglima TNI, rapim itu turut dihadiri oleh KSAD, KSAL, dan KSAU secara dalam jaringan.

Terpisah, Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang dibahas bersama dalam rapim tersebut. Termasuk diantaranya pengembangan kekuatan dengan mengadopsi kebijakan yang sudah ada sejak Presiden Prabowo menjadi menhan. 

”Tentunya terkait juga dengan reformasi birokrasi pertahanan negara, kemudian juga ada terkait dengan pengelolaan anggaran, kemudian ada perkembangan kekuatan, termasuk modernisasi. Ini menjadi isu sentral juga, baik dari Angkatan Darat, Laut dan Udara. Termasuk juga industri pertahanan, itu juga dibahas salah satunya, dimana proyeksi kita untuk terus menguatkan industri pertahanan,” jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore