Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. (Divhumas Polri)
JawaPos.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas (Divhumas) Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memastikan, Polri terus memproses dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh personel Polri dalam helatan Djakarta Warehouse Project (DWP). Dia menyatakan bahwa hal itu sudah menjadi komitmen Polri.
Karena itu, Mabes Polri melalui Divisi Propam mengambil alih penanganan kasus dugaan pemerasan terhadap penonton DWP asal Malaysia. ”Komitmen pimpinan dan Divisi Propam akan menindak tegas dan minggu ini akan dilakukan sidang etik,” kata jenderal bintang satu Polri tersebut. Menurut dia, proses dugaan pelanggaran etik itu dipastikan akan dilaksanakan secara terbuka.
Tidak sendirian, Polri turut melibatkan pihak eksternal seperti Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) agar prosesnya berjalan lebih akuntabel. ”Semuanya masih berproses secara berkesinambungan dan transparan bersama eksternal dari Kompolnas, sebagaimana sudah pernah disampaikan,” terang pejabat Polri yang pernah menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.
Bukan hanya kerja sama dengan Kompolnas, Polri melalui Atase Kepolisian di Malaysia juga membentuk desk khusus. Desk itu dibuat untuk menerima aduan dan laporan dari para penonton DWP yang diduga menjadi korban pemerasan oleh para polisi di Jakarta. ”Secara progresif dengan pembentukan desk melalui Atase Kepolisian pada negara Malaysia,” imbuh Trunoyudo.
Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim mengungkap jumlah korban dan kerugian atas kasus dugaan pemerasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia dalam ajang Djakarta Warehouse Project (DWP) beberapa waktu lalu. Dia menyatakan bahwa jumlah korban sebanyak 45 WNA dengan total kerugian mencapai Rp 2,5 miliar.
”Dari hasil penyelidikan yang sudah kami lakukan, perlu kami luruskan bahwa korban Warga Negara Malaysia dari penyelidikan dan identifikasi kami secara scientific, kami temukan sebanyak 45 orang. Jadi, jangan sampai ada yang jumlahnya cukup spektakuler,” ungkap Abdul Karim.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
