
Ilustrasi pembangunan jalan tol. (dok JawaPos.com)
JawaPos.com – PT Jasamarga Akses Patimban (JAP), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., telah mengantongi pembiayaan kredit sindikasi senilai Rp3,96 triliun dari Bank BCA dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) (Persero).
Persetujuan pembiayaan itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kredit sindikasi. Agenda tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PT JAP Victor Nazarenko Mahandre bersama perwakilan kreditur dari Bank BCA dan PT SMI sebagai Joint Mandated Lead Arrangers & Bookrunners (JMLAB).
"Kredit tersebut akan digunakan untuk mempercepat pembangunan Jalan Tol Akses Patimban. Khususnya pada Seksi 1 Junction Cipendeuy–Simpang Susun (SS) Cipendeuy dan Seksi 2 SS Cipendeuy–SS Pasir Bungur dengan total panjang 14,11 km," kata Victor Nazarenko Mahandre dalam keterangannya, Rabu (18/12).
Victor mengatakan, kepercayaan yang diberikan para kreditur ini menjadi fondasi penting bagi Jasa Marga Patimban untuk menyelesaikan pembangunan Seksi 1 dan Seksi 2 dengan standar kualitas terbaik. Terlebih, Jalan Tol Akses Patimban ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal kedua 2026.
Menurut dia, Jalan Tol Akses Patimban akan menjadi penghubung vital antara kawasan industri di Jawa Barat dan Pelabuhan Patimban. Sekaligus menjadi alternatif jalur bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu, Subang, Purwakarta, dan Karawang.
Victor juga menambahkan bahwa Jalan Tol Akses Patimban merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan terhubung dengan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Junction Cipeundeuy, KM 89+475. Proyek ini dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
"Jalan Tol Akses Patimban terdiri dari lima seksi dengan total panjang 37,05 km. PT JAP mengerjakan dua seksi, yaitu Seksi 1 Junction Cipendeuy-SS Cipendeuy dan Seksi 2 SS Cipendeuy-SS Pasir Bungur dengan total panjang 14,11 km," jelasnya.
Sementara, pembangunan Seksi 3 SS Pasir Bungur-SS Tambak Dahan, Seksi 4 SS Tambak Dahan-SS Pusakanegara, dan Seksi 5 SS Pusakanegara-Patimban dengan total panjang 22,94 km akan dikerjakan oleh Pemerintah melalui 4 paket pekerjaan.
Dia memastikan bahwa jalan tol ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas jalan tol dan jalan nasional. Serta mempercepat perkembangan kawasan industri, jasa, dan perdagangan di Jawa Barat.
“Proyek ini tidak hanya mendukung kelancaran logistik nasional, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di sekitar wilayah operasional tol,” pungkas Victor.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
