Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Desember 2024 | 23.49 WIB

Menteri Lingkungan Hidup: Permasalahan Sampah di Indonesia Sudah Cukup Berat

Menteri Lingkungan Hidup (MenLH) Hanif Faisol Nurofiq usai Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah, di Jakarta, Kamis (12/12)/(Foto: Dimas Choirul). - Image

Menteri Lingkungan Hidup (MenLH) Hanif Faisol Nurofiq usai Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah, di Jakarta, Kamis (12/12)/(Foto: Dimas Choirul).

JawaPos.com - Menteri Lingkungan Hidup (MenLH) Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan keprihatinannya terhadap permasalahan sampah yang ada di Indonesia. Menurut Hanif, permasalahan sampah di Indonesia sudah cukup berat, hal itu diketahui berdasarkan peninjauan di berbagai daerah di Indonesia, meliputi di Jabodetabek, Bali, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Riau, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Banten selama hampir dua bulan.

"Permasalahan di sampah di Indonesia sebenarnya sudah cukup berat, harus segera kita urai mulai dari hulu," kata Hanif dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah, di Jakarta, Kamis (12/12).

Hanif mengungkapkan, hampir seluruh daerah memiliki permasalahan utama kondisi TPA yang tidak memadai, overload, dan dikelola secara pembuangan terbuka (open dumping) yang sangat rentan menimbulkan pencemaran lingkungan.

Selain itu, kata Hanif, masih ditemukannya lokasi-lokasi yang digunakan sebagai tempat pembuangan sampah illegal (illegal dumping), serta masih banyak praktik pembakaran sampah secara terbuka (open burning).

"Dan masih banyaknya sampah yang belum tertangani sehingga bocor ke lingkungan dikarenakan kapasitas pengelolaan sampah di daerah belum memadai," ujarnya.

Karena itu, Hanif meminta kepada para Kepala Daerah untuk menyusun langkah strategis dan merubah pola pengelolaan sampah di daerahnya masing-masing dan melakukan pendekatan dari hulu hingga hilir, sebagaimana amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014.

"Harapan kita selesainya rencana aksi kolaborasi ini harus bisa menuntaskan masalah sampah yang hari ini memuncak di tempat-tempat pembuangan akhirnya sampai di 2026. Harapan kita 2026 seluruh mekanisme, pola-pola, skema penyelesaian sampah bisa terulai mulai dari rumah tangga," pungkasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore