Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Desember 2024 | 14.35 WIB

PMI Alami Dualisme, Anggota Tidak Ingin Ada Perpecahan, Krisis Kepercayaan Harus Diatasi

Agung Laksono secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum PMI Pusat periode 2024-2029. (Istimewa) - Image

Agung Laksono secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum PMI Pusat periode 2024-2029. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Dualisme di internal Palang Merah Indonesia (PMI) menuai berbagai reaksi. Dari internal sendiri menilai kondisi ini sebagai bentuk krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan di organisasi kemanusiaan tersebut.  
 
Ketua PMI Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Andi Rusni mengatakan, selama lebih dari 30 tahun, ia menyaksikan berbagai dinamika organisasi. Namun, baru kali ini kondisinya begitu miris karena terjadi dualisme.
 
“Sejujurnya, kami tidak ingin ada perpecahan seperti ini. Hati kami merasa sangat miris, tetapi ada hal-hal yang membuat situasi ini tidak terhindarkan," ungkap Andi, Rabu (11/12).
 
Ia menjelaskan, dualisme ini muncul akibat adanya krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan PMI saat ini. Meski menghormati kontribusi Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) sejauh ini, Andi menilai, kepemimpinan JK tidak boleh dianggap sebagai satu-satunya opsi dalam menjaga keberlangsungan organisasi.  
 
"Kami mengakui dan menghormati apa yang sudah beliau (JK) lakukan. Namun, itu tidak berarti bahwa hanya beliau yang memahami dan mampu memimpin PMI," tegasnya.  
 
 
Menurutnya, organisasi seperti PMI membutuhkan dinamika dan dialektika untuk berkembang, bukan pengultusan terhadap individu tertentu. Dia juga menyoroti pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) PMI yang dinilainya tidak berjalan secara inklusif. 
 
Menurutnya, perbedaan pandangan di dalam Munas, termasuk soal aturan dan mekanisme organisasi, merupakan hal yang wajar dan harus dihormati. “Orang-orang yang berbeda pilihan dalam Munas dianggap pengkhianat, bahkan ada yang dipecat sebagai pengurus PMI. Ini tidak mencerminkan semangat demokrasi dalam organisasi," pungkasnya.  
 
Sebelumnya, Munas ke-XXII PMI 2024 secara resmi kembali menetapkan Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum PMI untuk periode 2024-2029.
Keputusan ini disahkan pada Pleno 3. Dalam sidang tersebut, Jusuf Kalla diminta kembali menjabat sebagai Ketua Umum PMI untuk periode 2024-2029 secara aklamasi.
 
Keputusan ini disampaikan oleh Ketua Sidang Pleno Kedua, Adang Rocjana, yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Jawa Barat. Alih-alih berjalan lancar, hasil munas justru memicu ketidakpuasan. Kubu Agung Laksono menggelar Munas PMI XXII di Jakarta pada Minggu (8/12) malam.
 
Munas ini dilakukan mendadak, setelah muncul ketidakpuasan sebagian besar peserta dalam kegiatan yang sama namun di ruang berbeda. Dalam acara yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Agung Laksono mengklaim terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PMI Pusat periode 2024-2029.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore