Cristian Gonzales (kiri) bersama Irfan Bachdim. (Istimewa)
JawaPos.com — Eks pesepakbola Indonesia Cristian Gonzales percaya diri Timnas Indonesia bisa menorehkan sejarah saat menghadapi Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. "Ya kita tahu, Jepang timnas berat ya tapi tidak ada yang tidak mungkin di sepak bola," ujar Gonzales sembari menyaksikan latihan Jepang jelang laga krusial ini.
Timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Jepang pada Jumat (15/11) di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pukul 19.00 WIB. Meski menghadapi lawan tangguh, Gonzales optimis Tim Garuda mampu mencuri kemenangan dari tim Samurai Biru.
Optimisme Gonzales tak lepas dari sederet fakta menarik tentang pertemuan bersejarah antara Indonesia dan Jepang. Salah satu momen ikonik adalah kemenangan 7-0 Indonesia atas Jepang pada Turnamen Merdeka 1968, yang menunjukkan betapa dominannya tim Garuda saat itu.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Perak, Ipoh, Malaysia, Sutjipto Suntoro menjadi bintang dengan hattrick ke gawang Jepang B. Selain itu, Jacob Sihasale, Abdul Kadir, dan Surya Lesmana juga turut mencetak gol yang membuat Jepang tak berdaya.
Persaingan antara Indonesia dan Jepang terus berlanjut terutama pada era 1950-an hingga 1980-an. Dalam 15 pertemuan pada periode tersebut, Indonesia berhasil meraih lima kemenangan, sementara Jepang menang delapan kali, serta dua pertandingan berakhir imbang.
Pada masa itu, timnas Indonesia diisi pemain-pemain legendaris seperti Ronny Pasla, Aji Santoso, Ronny Pattinasarani, hingga Rully Nere yang menjadi tumpuan tim. Sementara itu, Jepang pun mulai berkembang pesat dan akhirnya menjadi tim kuat di Asia yang langganan Piala Dunia.
Jepang saat ini menempati peringkat 15 dunia menurut FIFA, posisi teratas di Asia. Sementara Indonesia berada di peringkat 130 dunia, namun telah menunjukkan perkembangan positif dengan naik 20 peringkat sejak awal 2023.
Selain itu, rekor pelatih Shin Tae Yong juga memberikan kepercayaan diri tersendiri bagi timnas Indonesia. Sebelumnya, STY pernah mengalahkan Jepang 4-1 bersama timnas Korea Selatan dalam ajang regional Asia Timur pada 2017 di Ajinomoto Stadium, Tokyo.
Walaupun pada pertemuan terakhir di Piala Asia 2023 STY harus menerima kekalahan 3-1 dari Jepang bersama Indonesia, permainan Garuda tetap menuai pujian. Pengamat menilai, meski mayoritas pemain Indonesia masih muda, mereka mampu mengimbangi permainan cepat dan efektif Jepang.
Nilai pasar kedua tim ini pun memiliki perbedaan yang sangat mencolok bak bumi dan langit. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Timnas Indonesia mencapai Rp547,09 miliar, sedangkan Jepang mencapai Rp5,03 triliun, yang menjadi skuad termahal di Asia.
Masuknya pemain-pemain yang berlaga di Eropa seperti Kevin Diks membantu mendongkrak nilai pasar Timnas Indonesia. Bahkan, kini nilai pasar Garuda berada di atas negara-negara seperti Arab Saudi, Qatar, Bahrain, dan Irak.
Cristian Gonzales percaya keunggulan nilai pasar Jepang bukan berarti Indonesia tak mampu melawan. "Tapi Jepang belum pernah kalah, semoga nanti tanggal 15 keberuntungan ada untuk kita Timnas Indonesia," katanya.
Gonzales berharap, tanggal 15 November nanti menjadi hari keberuntungan bagi Timnas Indonesia. Menurutnya, tidak ada yang mustahil di lapangan, termasuk memberikan kekalahan pertama untuk Jepang di kualifikasi ini.
Peningkatan peringkat FIFA dan peningkatan nilai pasar skuad Garuda memberikan keyakinan Timnas Indonesia mampu berbicara banyak di level internasional. Ditambah lagi, dukungan penuh suporter Indonesia di GBK akan menjadi tambahan motivasi untuk para pemain.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
