Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam Deklarasi GSN di Indonesia Arena, Jakarta pada Sabtu (2/11). (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dia akan memimpin Pemerintahan Indonesia dengan bersih. Karena itu, kepada siapa pun di jajarannya yang tidak bisa satu tekad dengan komitmen tersebut, diminta keluar oleh Prabowo. Hal itu dia tegaskan saat memberi sambutan dalam Deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Jakarta pada Sabtu (2/11).
Mulanya Prabowo menyinggung soal Imperium Ottoman. Dia menyatakan bahwa Kekaisaran Ottoman menjadi besar karena satu kunci. Yakni pemerintahan yang bersih. Berdasar ajaran dari kekaisaran tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa Pemerintahan Indonesia juga harus bersih. Sebab, tidak ada negara makmur dan adil juga pemerintahnya tidak bersih.
”Saudara-saudara, pernah saya belajar, ada satu ajaran dari suatu peradaban yang sukses, imperium yang sukses, yaitu imperium Ottoman, usmani. Pernah dikatakan bahwa tidak ada negara yang berhasil tanpa pemerintah yang bersih. Tidak ada kemakmuran tanpa keadilan. Tidak ada negara yang berhasil kalau rakyatnya tidak bahagia. Ini ajaran sejarah ratusan tahun,” kata dia.
Karena itu, Prabowo bertekad memimpin Indonesia dengan bersih, dengan menomorsatukan urusan rakyat ketimbang kepentingan lainnya. ”Saya bertekad memimpin Pemerintah Republik Indonesia yang bersih. Yang bersama saya ayo, yang tidak mau bersama saya, minggir!” kata dia di hadapan belasan ribu orang yang hadir di acara tersebut.
Di tempat tersebut, turut hadir para pemimpin kementerian dan lembaga di Indonesia. Kepada mereka, Prabowo mengajak untuk bekerja untuk rakyat Indonesia. Dia ingin, kekayaan bangsa Indonesia dipakai untuk membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera. Menurut dia, itu sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa.
”Mari kita bekerja untuk seluruh rakyat Indonesia. Mari kita amankan semua kekayaan bangsa Indonesia. Mari kita wujudkan cita-cita pendiri bangsa kita, cita-cita Bung Karno, cita-cita Bung Hatta, cita-cita Bung Sjahrir, cita-cita Sudirman, cita-cita semua pendiri bangsa kita. Indonesia rakyatnya hidup sejahtera,” kata mantan menteri pertahanan tersebut.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
