
Akademisi Atip Latipulhayat menyapa wartawan setibanya di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Usai menunjuk Abdul Mu'ti sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Presiden Prabowo Subianto menunjuk Fajar Riza Ul Haq, Atip Latipulhayat sebagai Wakil Menteri (Wamen) Pendidikan Dasar dan Menengah.
Fajar Riza Ulhaq, merupakan pria kelahiran Sukabumi, 1 Februari 1979. Ia dikenal sebagai penulis buku dan intelektual Indonesia yang pernah menjadi Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiwa Muhammadiyah Sukoharjo periode 2000 – 2001 dan sekarang Ketua LKKS PP Muhammadiyah 2022-2027.
Fajar pernah menjadi Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Muhadjir Effendy dan Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara era Pratikno.
Fajar mengenyam pendidikan tinggi di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan meraih gelar meraih gelar sarjana pada tahun 2002.
Sembari kuliah, ia juga menjadi santri di Pondok Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran. Tak hanya itu, Fajar aktif di Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSBPS) UMS. Di lembaga tersebut, ia dipercaya sebagai Liaison Program Officer.
Saat itu, ia juga aktif di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Ia sempat menjadi Ketua PC IMM Sukoharjo, DPD IMM Jawa Tengah, dan Dewan Pimpinan Pusat IMM, dan sekretaris bidang Hikmah PP Pemuda Muhammadiyah. Ia kemudian dipercaya sebagai Direktur Eksekutif Maarif Institute di Jakarta.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Center for Religious and Cross Cultural Studies, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Di kampus tersebut, ia lulus pada tahun 2006. Ia melanjutkan pendidikan Doktoral di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan lulus pada tahun 2024.
Pada 2009, ia mengikuti Chevening Fellowship di Universitas Birmingham, Britania Raya. Ia juga berkesempatan untuk mengikuti The 17 New Generation Seminar, the East West Centre, Hawai (2007), Facilitation of Dialogue Process and Mediation Efforts, Folke Bernadotte Academy, Swedia (2007), dan Program Australia-Indonesia Young Muslim Leaders Exchange (2005).
Profil Atip Latipulhayat
Atip Latipulhayat lahir di Tasikmalaya, 28 Juli 1964. Atip merupakan guru besar bidang hukum internasional pada Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad).
Dilansir dari website unpad.ac.id, Atip lulus dari Fakultas Hukum Unpad pada tahun 1990 dengan spesialisasi hukum internasional. Kemudian dorinya menyelesaikan pendidikan Magister Hukum di Monash University, Australia, tahun 2000 dan lanjut memperoleh gelar Doktor bidang ilmu hukum juga dari Monash University, Australia, tahun 2007.
Atip juga tercatat sering mengikuti endidikan tambahan antara lain dari The Hague Academy of International Law, Belanda, The United Nations, Geneva Office, dan The International Ocean Institute, India.
Atip memulai meniti karir sebagai Dosen Fakultas Hukum Unpad sejak 1993. Atip juga pernah menjadi Presiden International Law Association (ILA) Cabang Indonesia, Ketua Center for Air and Space Law Studies (ICASL) Fakultas Hukum Unpad, Anggota The Hague Working Group of Space Resource Activities, Pemimpin Redaksi Jurnal Hukum Internasional Padjadjaran.
Sebagai dosen, Atip juga aktif menulis buku terkait spesialisasi keilmuannya, antara lain Pengantar Hukum Internasional, Khazanah Pemikiran Hukum: Dari Grotius hingga Mochtar Kusumaatmadja, Aspek-Aspek Hukum Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara, hingga Sumber Hukum Internasional: Teori dan Praktik.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
