
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Fasiol Nurofic.( Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) resmi dipisah menjadi dua kementerian baru. Yaitu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
Pemisahan itu diumumkan Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Minggu (20/10) malam, sekaligus pengumuman nama-nama menteri dan wakil menteri.
Bersamaan dengan diumumkannya kelembagaan itu sendiri, Presiden Prabowo juga mengumumkan secara resmi Menteri Lingkungan Hidup dalam susunan kabinet Merah Putih. Prabowo menunjuk Hanif Faisol Nurofiq sebagai Menteri Lingkungan Hidup. Hanif sebelumnya merupakan Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
"Perubahan kelembagaan memang akan diikuti dengan proses transisi," kata Hanif dalam keterangannya Minggu (20/10).
Meskipun begitu, dia memastikan pelayanan publik di kementerian akan tetap berjalan sesuai peraturan yang ada. Masyarakat dapat mengakses layanan seperti biasa. "Tanpa harus kuatir akan adanya gangguan," tambah Hanif.
Dalam bekerja nanti, Hanif akan dibantu Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Hendropriyono.
Sebelumnya menurut Presiden Prabowo, pemisahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi. Serta meningkatkan fokus dalam pelaksanaan tugas serta fungsi masing-masing kementerian. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) dibentuk sebagai upaya yang lebih responsif, strategis, dan fokus dalam menghadapi tantangan kondisi kualitas lingkungan dan efek perubahan iklim.
Kelembagaan ini diharapkan mampu mendukung visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045 yang menjadi pilar pembangunan berkelanjutan di Indonesia. KLH diharapkan menjadi garda depan implementasi ekonomi hijau. Serta memastikan kebijakan investasi pembangunan di Indonesia memenuhi prinsip keberlanjutan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
