
Andi Widjajanto usai pertemuan ketua umum partai politik pengusung bacapres Ganjar Pranowo di Gedung High End, Jakarta, Rabu (11/10).
JawaPos.com–Laboratorium Indonesia 2045 (LAB45) menyelenggarakan Seminar Nasional Evaluasi Kebijakan Pemerintah Presiden Joko Widodo: Bidang Politik, Keamanan, Media. Acara disiarkan secara dalam jaringan (daring) pada 8 Oktober.
Salah topik yang dibahas dalam seminar itu bertajuk Modernisasi TNI di Bawah Jokowi: Profesional atau Politis? Usai seminar tersebut, Penasihat Senior LAB45 Andi Widjajanto mengemukakan pandangannya soal Angkatan Siber.
Andi menyampaikan, dari perspektifnya, yang dibutuhkan TNI saat ini justru satuan taktikal. Bukan angkatan baru.
”Karena yang langsung dibutuhkan adalah yang operasional mengatasi insiden-insiden siber yang semakin hari semakin marak,” kata Andi Widjajanto pada Selasa (8/10).
Dia pun mencontohkan, satuan taktikal itu bisa dimulai dari level batalyon. Kemudian terus naik secara berjenjang sampai bisa dipimpin perwira tinggi.
”Sebetulnya dari batalyon bisa langsung naik ke level bintang satu di masing-masing angkatan, terus akhirnya naik ke level gabungan (menjadi jabatan) bintang tiga di TNI. Dan itu bisa dilakukan lima sampai tujuh tahun ke depan,” kata Andi Widjajanto.
Jika satuan taktikal tersebut sudah mapan, sambung Andi, barulah bisa dibentuk angkatan baru, yakni Angkatan Siber. Yang terpisah dari TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU.
Namun demikian, untuk melahirkan Angkatan Siber, Andi pun menyampaikan bahwa dibutuhkan amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Tanpa amandemen UUD 1945, Angkatan Siber tidak akan pernah terwujud.
”Selain itu, dibutuhkan juga revisi UU TNI,” tandas Andi Widjajanto.
Dengan modal yang dimiliki saat ini, Andi menilai bahwa pembentukan Angkatan Siber yang dimulai dari satuan taktikal sangat mungkin untuk dilakukan. Sebab, TNI AD, TNI AL, maupun TNI AU sudah memiliki satuan siber. Bahkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) pun sudah punya Pusat Pertahanan Siber.
”Tinggal bergerak ke atas, ke bawah. Bergerak ke bawah menyiapkan satuan taktikalnya, bergerak ke atas ke level regulasi, kebijakan, dan juga nanti komando di level bintang tiga atau bintang empat,” beber Andi Widjajanto.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
