Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 September 2024 | 05.44 WIB

Besok Paus Fransiskus Datang ke Indonesia, Komandan Korps Brimob Singgung Kunjungan Terakhir Bapa Suci 35 Tahun Silam  

Warga berjalan di depan dekorasi bergambar Paus Fransiskus yang terpasang di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (1/9/2024).  (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos) - Image

Warga berjalan di depan dekorasi bergambar Paus Fransiskus yang terpasang di Gereja Katedral Jakarta, Minggu (1/9/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)

JawaPos.com – Pada Selasa (3/9) Paus Fransiskus sebagai pemimpin tertinggi umat Katolik dunia akan berkunjung ke Indonesia. Ada beberapa agenda yang sudah terjadwal.

Selain bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Imam Besar Masjid Istiqlal, Misa Suci atau Misa Akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Kamis (5/9) menjadi kegiatan Paus Fransiskus yang dinantikan oleh jemaat Katolik di Indonesia.

Kehadiran Paus Fransiskus ke Indonesia amat dinantikan. Sebab, kali terakhir Bapa Suci datang ke Indonesia adalah pada tahun 1989. Artinya sudah 35 tahun jemaat Katolik di Indonesia menantikan kedatangan pemimpin gereja Katolik dunia ke Tanah Air.

Dalam sambutan di Apel Gelar Pasukan Gabungan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (2/9), Komandan Korps Brimob Polri Komjen Imam Widodo sempat menyinggung sejarah kunjungan Paus ke Indonesia. 

”Kunjungan Paus pertama kali ke Indonesia pada tahun 1970 dalam rangka memelihara semangat perdamaian dunia, terutama dalam menjaga kerukunan antar umat beragama,” ungkap jenderal bintang tiga Polri tersebut. 

Pada 1970, Paus Paulus VI yang berkunjung ke Indonesia. Setelah itu, butuh waktu 19 tahun sampai Paus Yohanes Paulus II datang ke Indonesia pada 1989.

Kunjungan itu berlangsung selama lima hari. Mulai 8 Oktober sampai 12 Oktober 1989. Kala itu Paus Yohanes Paulus II mengunjungi beberapa daerah di luar Jakarta. Yakni ke Jogjakarta, Maumere, serta Dili. 

”Tahun 2024 ini, Paus Fransiskus selama berada di Indonesia akan melaksanakan beberapa kegiatan. Di antaranya pertemuan dengan Presiden Republik Indonesia, pertemuan dengan otoritas civil society dan korps diplomatik, pertemuan dengan Imam Besar Masjid Istiqlal dan tokoh-tokoh agama lainnya, serta perayaan Misa Suci bersama umat Katolik,” terang Imam. 

Untuk memastikan kegiatan Paus Paulus ke Indonesia berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan, Polri mengerahkan 4.730 personel melalui Operasi Tribrata Jaya 2024. Sementara TNI mengerahkan 4.300 pasukan.

Sehingga jumlah total personel TNI dan Polri yang mengawal dan mengamankan kegiatan Paus Fransiskus di Indonesia mencapai 9.030 orang.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore