
Tangkapan layar tentang Prathita Amanda Aryani ramai disorot warganet. (Media X)
JawaPos.com – Kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh dr Aulia Risma Lestari beberapa waktu lalu, akhirnya mengungkap tabir aksi bullying yang terjadi di Universitas Diponegoro (Undip), utamanya di Fakultas Kedokteran.
Bersama dengan kasus meninggalnya dr Aulia Risma Lestari, terungkap pula aksi bullying yang dilakukan oleh dokter bedar Prathita Amanda Aryani.
Dalam beberapa jejak digital yang viral di sosial media, dinarasikan bahwa dr Prathita Amanda Aryani melakukan perundungan kepada para juniornya, dengan memaksa mereka untuk makan lima bungkus nasi padang sekaligus.
Menyadari hal itu, pihak Undip pun akhirnya buka suara meluruskan apa yang kian mencoreng nama baik institusi tersebut.
Dekan fakultas kedokreran (FK) Undip, Yan Wisnu Prajoko, tak mengelak untuk mengakui bahwa perundungan yang dilakukan oleh dr Prahitha Amanda Aryani memang benar-benar terjadi.
Namun begitu, ia membeberkan bahwa aksi perundungan makan lima nasi padang sekaligus itu tak berkaitan dengan penyebab meninggalnya dr Aulia Risma Lestari baru-baru ini.
Menurutnya, perundungan oleh dr Prahitha Amanda Aryani itu terjadi pada 2021 lalu, dan pihak terkait sudah mendapatkan sanksi sebagaimana mestinya.
“Prathita memang terlibat perundungan terhadap juniornya pada 2021. Perlakuan tersebut sesuai dengan laporan yang beredar, meskipun tidak melibatkan kekerasan fisik," kata Yan, seperti dilansir dari Radar Semarang (Jawa Pos Group), Minggu (25/8).
Selain sudah memberikan sanksi yang semestinya, lanjut Yan, dr Prathita pun telah mengakui bahwa dirinya menyesal melakukan perundungan.
“Kami sudah menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan dia sudah menunjukkan penyesalan," imbuhnya.
Lantaran terlanjur viral sementara kasus tersebut telah usai, Yan mengaku memberikan kewenangan kepada dr Prathita jika ingin melempar somasi kepada oknum-oknum yang mem-viralkan perkara ini.
“Kami siap mendampingi jika akan somasi. Dia prodi bedah dan sudah tahun keempat pendidikan," lanjutnya.
Lebih lanjut, selain kasus perundungan dr Prathitha dan dugaan penyebab kematian dr Aulia Risma Lestari, Yan mengakui bahwa ada beberapa kasus serupa yang terjadi di lingkungan Undip dan kesemuanya sudah mendapatkan sanksi masing-masing.
“Undip sudah mengeluarkan 3 sanksi berat bagi mahasiswa yakni dikeluarkan. Di tahun 2021 ada 1, 2023 ada 2. Untuk fase pemeriksaan ujungnya sanksi teguran, pemecatan, hingga pidana," tegasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
